Didampingi Muspika Kecamatan Gandusari Minggu pagi 5 Juni 2016 Wakil Bupati meninjau kerja bakti warga untuk memperbaiki jalan Jajar menuju Watuagung. Pada kesempatan itu Wabup
menyempatkan untuk meninjau SDN 2 Jajar, Sekolah yang muridnya kelas 1 – 6 sebanyak
24 siswa. Wabup juga berbincang dengan salah seorang guru SDN 2 Jajar.
Wabup :Bu, apa yang bisa saya bantu untuk
sekolahnya?
Guru: Pak kalau untuk ruang kelas cukup
Wabup :Kok bisa cukup, berapa muridnya?
Guru: Hanya 24 mulai kelas 1 sampai kelas 6
Guru: Tapi pak, ada guru kami yang berjalan kaki untuk mengajar karena jalannya tidak layak dilalui kendaraan
Guru: Pak kalau untuk ruang kelas cukup
Wabup :Kok bisa cukup, berapa muridnya?
Guru: Hanya 24 mulai kelas 1 sampai kelas 6
Guru: Tapi pak, ada guru kami yang berjalan kaki untuk mengajar karena jalannya tidak layak dilalui kendaraan
“ wajar saja siswanya hanya 24, siapa juga
yang mau melintasi jalur mbelik Jajar itu. Gandusari arah Watuagung. Belum lagi
jika mereka kita minta bersekolah sampai 12 tahun. Masuk SMP saja mereka
mungkin ogah. Warga sana naik motor saja agak ngeri kerena sudah beberapa kali
kecelakaan,” sahut Wabup
Seusai meninjau SDN 2 Jajar
Wabup menyampaikan Pemkab Trenggalek akan mengupayakan perbaikan melalui PAPBD
2016 ini “kita anggarkan 200 juta dari PU Perkim dan 200 juta dari PU Bina
Marga, dan Bu Kades sudah memplot 150 juta dari DD,” Ucapnya.
Di akhir
sambutannya Apresiasi juga diberikan kepada warga Jajar yang tetap bersemangat
dengan melakukan gotong royong “ semangat ini harus tetap kita gelorakan, agar
budaya ini tidak punah dan bisa sedikit meringankan beban pemerintah.