laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

19 Mei 2016

Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP Menteri Pertanian (Mentan) RI Canangkan Hutan Durian Internasional di Desa Sawahan menjadi hutan durian terbesar di dunia.



Dengan luas lahan mencapai 650 hektar, Hutan Durian Internasional di Desa Sawahan Kecamatan Watulimo menjadi  hutan durian terbesar di dunia. Jum’at 13 Mei 2016 bertempat di Hutan Kecamatan Watulimo Telah diselenggarakan Pelantikan Pengurus Pusat, Pengurus Daerah Jatim dan Jateng Asosiasi Petani dan Pengolah Pengolah Hortikultura Indonesia (ASPPEHORTI) serta Pencanangan International Durio Forestry. Kegiatan yang juga dihadiri oleh Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP Menteri Pertanian (Mentan) RI, Dr. Emil Elestianto Dardak M.Sc Bupati Trenggalek beserta H. Mochammad Nur Arifin Wakil Bupati Trenggalek, jajaran direksi Perum Perhutani, anggota DPR RI, dan sejumlah pejabat tinggi di tingkat pusat dan daerah.



Prosesi pencanangan ditandai dengan penanaman bibit pohon durian di dalam kawasan hutan lindung yang didominasi tanaman durian di Desa Sawahan. “Pencanangan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan produksi hortikultura, khususnya komoditas durian dengan kualitas terbaik di dunia, yang dipelopori dari Kabupaten Trenggalek.


Pada kesempatan tersebut, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP Menteri Pertanian (Mentan) RI dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Trenggalek merupakan Kabupaten terkaya di Indonesia dalam sektor pertanian. Namun, dia menilai cara penjualan dan kreativitas olahan hasil pertanian maupun perkebunan masih kurang. “Kalau aku bilang, Kabupaten terkaya berada di sini di Trenggalek, namun yang mahal adalah inovasinya. Potensi pertanian semua tersedia disini. Tinggal bagaimana petani bisa mengolah, mengemas sehingga menjadi produk yang mempunyai harga jual tinggi," ujarnya.


Lebih lanjut, untuk mengembangkan para petani durian di Kabupaten Trenggalek, pemerintah pusat akan menyiapkan bibit unggul. Petani diminta untuk memanfaatkan areal lahan hutan untuk ditanam bibit durian. "Dengan luas lahan sebesar 600 hektar lebih, kita manfaatkan setiap jengkal yang ada dengan menanam durian lebih banyak. Bibit serta biaya semua disediakan oleh pemerintah pusat”. komitmen pemerintah melalui Kementrian Pertanian dalam peningkatan volume produksi produk hortikultura melalui pengembangan sarana pengolah serta pengaturan tata niaga. Menurut Amran, potensi ekonomi tanaman hortikultura di Indonesia sangat besar. “Pemerintah berharap melalui pencanangan semacam ini, baik di Trenggalek maupun daerah-daerah lain nanti mampu meningkatkan daya saing produk hortikultura tanah air sehingga laju impor bisa ditekan dan ekspor naik,”Imbuhnya



Sementara itu, Dr. Emil Elestianto Dardak M.Sc Bupati Trenggalek juga mengatakan untuk mengimbangi sebagai leader yang terdepan di agrotourisem durian di Asia Tenggara, maka United Civic Governement yaitu lembaga yang menaungi semua Pemerintah Daerah di Asia Pasifik sudah mengirimkan surat resmi kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek yang menyatakan dukungan penuh untuk mempublikasikan International Durio Forestry kepada seluruh khalayak Asia Pasifik, ini merupakan kebangkitan hortikultura Indonesia dan inisiatif ini membawa kemajuan di sektor pertanian Indonesia,” ungkapnya.

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video