Dalam sambutannya Bupati Trenggalek membacakan
sambutan Mendikbud RI mengatakan bahwa dalam peringatan Hari Pendidikan
Nasional 2016 yang mengambil tema “Nyalakan
Pelita, terangkan cita-cita” ini
kita rayakan sebagai hari kesadaran tentang pentingnya kualitas manusia,
manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa. Selain itu
ketrampilan utuh yang dibutuhkan oleh anak-anak Indonesia di adad 21 ini
mencakup 3(tiga) komponen yaitu, kualitas karakter, kemampuan literasi dan
kompetensi. Ayo kita ikut bergerak, ikut terlibat dalam memperluas dampak
pendidikan terhadap saudara-saudara kita, kita ingin pendidikan benar – benar berpera
sebagai pelita bagi setiap anak Indonesia yang akan membuatnya bisa melihat
peluang, mendorong kemajuan, menumbuhkan karakter, dan memberikan kejernihan
dalam menata dan menyiapkan masa depannya.
Sedangkan dalam peringatan Bulan Bakti
Gotong Royong ke – XIII, Bupati
Trenggalek mengingatkan kembali bahwa gotong royong merupakan budaya warisan
leluhur sekaligus ciri khas bangsa Indonesia dalam pelaksanaan pembangunan,
gotong royong merupakan intisari dari Pancasila. Mari kita tanamkan kembali
kepada generasi muda untuk senantiasa bermusyawarah dalam memutuskan dan gotong
royong dalam bekerja. Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa “Dengan Bulan Bakti Gotong Royong
Masyarakat, Kita Dayagunakan Peran Lembaga Kemasyarakatan Desa sebagai Mitra
Pemerintah Desa” dengan tema tersebut diharapkan lembaga kemasyarakatan
dapat diberdayakan dalam mensukseskan pembangunan dan mensejahterakan
masyarakat di desa dalam rangka percepatan pembangunan di Indonesia.
Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten
Trenggalek mengucapkan selamat kepada Pemerintah Desa Malasan Kec. Durenan yang telah berhasil mempertahankan kehidupan
gotong royong dalam pembangunan desa sehingga berhasil meraih juara II sebagai
pelaksana gotong royong terbaik Provinsi Jawa Timur. Pertahankan dan teruslah
berinovasi sehingga keberadaan kita sebagai pelayan masyarakat betul-betul dapat
dirasakan kehadirannya ditengah – tengah masyarakat, kata bupati mengakhiri
sambutannya.
Usai pelaksanaan upacara Peringatan
Hari Pendidikan Nasional, Hari Otonomi Daerah ke-XX dan Bulan Bakti Gotong
Royong ke-XIII, Bupati Trenggalek didampingi Wakil Bupati dan Anggota
Forkompimda menyerahkan penghargaan atas prestasi yang diraih putra- putri
terbaik Kabupaten Trenggalek, mulai dari tingkat regional, nasional maupun
tingkat internasional. *(hms)