Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan Tim Penggerak PKK Kabupaten
Trenggalek turut memeriahkan puncak acara Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong
Masyarakat (BBGRM) Ke-XIII dan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG) ke 44 Provinsi
Jawa Timur dengan mengisi stand serta menampilkan produk-produk ungggulan
diantaranya adalah makanan olahan, kerajinan tangan, hingga batik khas
Trenggalek dll.
Puncak Peringatan Hari Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM)
Ke-XIII dan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG) ke 44 Provinsi Jawa Timur, yang diselenggarakan
mulai tanggal 11 s/d 13 Mei 2016 di Pendopo Kabupaten Tuban. Dalam acara ini dihadiri
oleh Soekarwo Genurnur Jawa Timur beserta istri yang juga sebagai Ketua Tim
Penggerak PKK Prov. Jatim, Bupati/Walikota se Jawa Timur termasuk Dr. Emil Elestianto Dardak M.Sc Bupati Trenggalek beserta istri yang
didampingi Kepala Bappemas Pemdes serta Kabag Humas dan Protokol.
Pada kesempatan ini, Dr.
Emil Elestianto Dardak M.Sc Bupati
Trenggalek menerima penghargaan pemenang Juara II yang diraih Desa Malasan Kecamatan
Durenan dalam lomba
pelaksana gotong royong terbaik Provinsi Jawa Timur Tahun 2016 kategori kelurahan dan desa. Penghargaan tersebut
secara simbolis diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur. Untuk Kategori kelurahan, juara I
diraih Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, juara II diraih Kelurahan Meri, Kota
Mojokerto, dan Juara III diraih Kelurahan Turi Kota Blitar. Untuk kategori desa, juara I
diraih Desa Ngadirojo, Kab. Pacitan dan Juara III diraih Desa Pabean,
Kab. Probolinggo.
Dr. Emil Elestianto Dardak M.Sc Bupati Trenggalek seusai
menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur menyampaikan bahwa penghargaan ini
merupakan wujud dan semangat gotong royong yang masih mengakar kuat di
masyarakat Trenggalek khususnya Desa Malasan Kecamatan Durenan. Gotong royong merupakan bagian
dalam konsep memberikan kesatuan dan persatuan bangsa. “Hal ini yang harus
senantiasa diperkuat, karena awareness, kepedulian, rasa bersama-sama, dan
konsep kultural seperti berat sama dipikul, ringan sama dijinjing itu yang
harus diangkat”, ujarnya.
Untuk itu
Bupati Trenggalek juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan
yang setinggi tingginya kepada masyarakat
Kabupaten Trenggalek. “Dengan Prestasi
yang
diraih Desa Malasan Kecamatan Durenan ini tentu menjadi kebanggaan seluruh warga
masyarakat Trenggalek semoga
prestasi ini juga mendorong desa – desa lainnya untuk terus menggalakan tradisi
gotong royong”.Imbuhnya
Gubernur
Jatim, Dr. H. Soekarwo dalam sambutannya meminta agar semangat gotong royong
kembali dihidupkan sebagai bagian dari roh pembangunan. Hal itu karena gotong
royong telah menjadi esensi baru dalam menjaga empat pilar kebangsaan, yakni
Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurut Pakde Karwo, sapaan
akrabnya, saat ini pemerintah ingin memperkuat nilai gotong royong. Karena,
manapun negara yang akan maju, basis yang sangat mendasar adalah kohesifitas
masyarakatnya, yakni kerukunannya, dan gotong royong termasuk didalamnya. “Hal
yang perlu diperhatikan dalam gotong royong adalah kepedulian terhadap
lingkungan dan kepedulian terhadap masyarakatnya. Itu kemudian jadi nilai yang
diangkat jadi program. Nilai itu yang sekarang coba kita digerakkan”, Ungkapnya.