Kegiatan Musrenbang ini di bagi
menjadi dua tahap kegiatan, yang pertama adalah kegiatan pemaparan rancangan RPJMD
oleh Bupati dan Wakil Bupati, penyampaian pokok-pokok pikiran dari DPRD dan
penyampaian RMJMD Provinsi Jawa Timur 2014-2019. Sedangkan kegiatan tahap dua
adalahFGD (Focused Group Discussion) atau diskusi kelompok yang terbagi dalam
tiga kelompok yaitu kelompok pertama bidang sosial, budaya dan pemerintahan, yang kedua bidang fisik dan prasarana,
kemudian kelompok ke tiga bidang ekonomi.
Dalam sambutannya Bupati Trenggalek
Dr. Emil E. Dardak, M.Sc memaparkan indikator makro pembangunan daerah
diantaranya adalah laju pertumbuhan ekonomi, produk domestic regional bruto
(PDRB), PDRB per kapita, laju inflasi, indeks gini, prosentase jumlah penduduk
miskin, tingkat pengangguran terbuka, dan indeks pembangunan manusia (IPM). “selama
ini indikator kinerja yang biasa kita pakai untuk mengukur RPJMD belum
bersentuhan langsung dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat. Kita tumbuh
cukup baik, PBRD kita tinggi, tapi masyarakat belum merasa maju. saya akan
menggugah seluruh peserta, kita akan merumuskan apa yang diharapkan dengan
strategi yang disepakati bersama, apa yang ingin didorong dan apa kekurangannya
untuk memajuan Trenggalek“ Kata Bupati Emil.
Lebih lanjut Bupati mengatakan
bahwa di era pemerintahan yang baru, masyarakat memiliki tuntutan agar dalam
menjalankan keempat fungsi itu dipenuhi karakteristik yang mencerminkan
pemerintahan yang dekat dengan rakyat dan mampu membawa perubahan bukan saja
dari sisi birokrasi tetapi juga dalam membangun karakter bangsa. Dengan demikian
apa yang menjadi visi Kabupaten Trenggalek 2016-2021 “Terwujudnya Kabupaten Trenggalek Yang Maju, Adil, Sejahtera,
Berkepribadian, Berlandaskan Iman Dan Taqwa” akan benar-benar dapat
diwujudkan.*(hms)