Untuk mencapai
sinergitas menuju cita-cita pembangunan pertanian di Kabupaten Trenggalek, Senin, 18 April 2016 salah satu langkah yang dilaksanakan
Dispertahutbun Kab.Trenggalek
melalui DPD Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kab. Trenggalek menggelar
Temu Profesi Penyuluh Pertanian se Kabupaten Trenggalek bertempat di Gedung
Auditorium STKIP Trenggalek. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Ir. Agung
Sujatmiko M.Si Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Para Kepala SKPD Terkait
serta Para Penyuluh Pertanian se Kabupaten Trenggalek.
Pada kesempatan ini, Kepala
Bappeluh dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk mengetahui
permasalahan yang dihadapi dan meningkatkan kemampuan kelompok tani, maka kelompok
tani dan gabungan kelompok tani harus terus menerus sebagai sasaran penyuluhan
harus secara terukur dan terus divealusi kinerjanya, inilah tantangan yang harus
dijawab oleh para penyuluh pertanian yang ada di Kabupaten Trenggalek.”Ungkapnya
Ir. Agung Sujatmiko M.Si Asisten Perekonomian dan
Pembangunan yang sekaligus membuka acara tersebut dalam sambutannya mengatakan pencapaian target pembangunan
pertanian, diperlukan pelaku utama dan pelaku usaha yang berkualitas, andal,
serta berkemampuan manajerial, kewirausahaan, dan organisasi bisnis, sehingga
mampu membangun usaha tani yang berdaya saing dan berkelanjutan. Maka dalam
rangka percepatan pencapaian target pembangunan pertanian tersebut, diperlukan
upaya khusus peningkatan kinerja penyuluh petanian melalui Temu Profesi
penyuluh pertanian untuk melaksanakan kebijakan penyuluhan. Kepada para
penyuluh baik PNS, THL-TBPP maupun swadaya telah secara sadar memilih dan
menetapkan penyuluh sebagai profesinya, maka tidak ada pilihan lain kecuali
harus menjaga, mempertahankan dan melaksanakan profesi tersebut dengan penuh
tanggung jawab, keberhasilan penyuluh lebih banyak ditentukan oleh kreativitas
serta komitmenya dalam melayani petani.”Ujarnya
Lebih
lanjut, Kabupaten Trenggalek memiliki
potensi yang besar di sektor pertanian, perikanan dan kehutanan. Untuk
memanfaatkan potensi tersebut secara maksimal, dibutuhkan tenaga-tenaga
Penyuluh yang handal. Karena itu, hendaknya seluruh Peserta dapat memanfaatkan
kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, demi kemajuan pertanian, perikanan dan kehutanan
di Kabupaten Trenggalek. Ir.
Agung Sujatmiko M.Si Asisten Perekonomian dan Pembangunan berharap temu profesi penyuluh pertanian ini dapat
dijadikan momentum untuk membahas dan menyatukan persepsi terhadap
penyelenggaraan penyuluhan pertanian, pengawalan dan pendampingan
penerapan teknologi dan merekomendasikan serta mencari solusi dari berbagai
masalah yang timbul ditingkat lapangan.
Pada kesempatan yang sama, H. Mochammad Nur Arifin
Wakil Bupati Trenggalek
juga memberikan arahannya dihadapan para penyuluh mengaskan bahwa, untuk itu para penyuluh
dituntut untuk memiliki kompetensi dan bekerja secara profesional dalam
mendidik petani, “ kepada segenap penyuluh yang hadir pada kesempatan ini perlu
saya ingatkan agar benar-benar bekerja serius, karena tugas kedepan semakin
berat semua penyuluh harus mampu menyesuaikan tuntutan perkembangan teknologi,
ekonomi dan sosial masyarakat petani, paradigma baru penyuluh yang telah diatur
dalam undang – undang harus benar – benar dimengerti”, tegas Wabup.