Guna dilakukan peningkatan daya
saing produk dan pemasarannya dengan mengoptimalkan potensi wilayah menggunakan
bahan baku lokal serta menciptakan
produk-produk digital yang memiliki value yang bernilai tinggi supaya lebih
bersaing dalam pasar bebas ASEAN (MEA). Senin malam, 04 April 2016 bertempat di Majapahit Hall Hotel Hayam Wuruk Trenggalek, Pemerintah Kabupaten
Trenggalek melalui Dinas Koperindagtamben Kabupaten Trenggalek menggelar
Gethering UMKM dengan mengusung tema “Membangun UMKM Berbasis Ekonomi Kreatif
Melalui Pengembangan Ekonomi Lokal”. Dalam acara tersebut dihadiri dihadiri Dr. Emil Elestianto Dardak M.Sc Bupati Trenggalek beserta istri, H. Mochammad
Nur Arifin Wakil
Bupati Trenggalek beserta istri, Pimpinan DPRD Kab. Trenggalek, Para
Kepala SKPD Terkait, anggota Dekranasda dan Dekopinda Kab. Trenggalek, Para
pelaku UMKM Trenggalek, Lembaga Perbankan dan Himpunan Pengusaha.
Ir. Mokhammad Siswanto SH, MM
Kepala Dinas Koperindagtamben Kabupaten Trenggalek dalam laporannya
menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperluas jaringan pemasaran
dengan peningkatan daya saing UMKM melalui peningkatan standarisasi produk,
promosi, misi dagang, eksport dan kemitraan usaha serta memperoleh kemudahan
perizinan dan kemudahan akses permodalan.”Ungkapnya
Sementara
itu, Dr. Emil Elestianto Dardak M.Sc Bupati Trenggalek yang sekaligus
membuka dalam pemaparannya mengatakan bahwa untuk bisa menciptakan perekonomian
yang kreatif maka harus ada perubahan paradigm.”Harus ada creative society,
dimana ide – ide baru adalah modal untuk menjawab tantangan usaha. Perlu
diciptakan wadah untuk memupuk kreativitas para pelaku usaha. Tiga pilar
pengembangan UMKM yaitu teknologi untuk produksi barang yang efesien, untuk
memenuhi produktivitas yang berkualitas dan akses pasar yang harus dibangun
untuk penjualan serta financing atau pembiayaan.”Ucpanya
Lebih
lanjut, dalam
konteks inilah peran pengusaha harus dikedepankan dalam pengembangan
perekonomian Trenggalek
dan di sisi yang lain pemerintah membantu pengembangan usahanya, pengusahalah yang harus
bersikap proaktif dan kreatif dalam melihat berbagai peluang usaha yang ada
sehingga mampu mengembangkan usaha yang menguntungkan. "Melalui kegiatan ini
diharapkan akan tercipta kesepahaman bagi UMKM di Kabupaten Trenggalek sebagai produsen dan penjual
dengan pelaku usaha sebagai pengguna atau pembeli sehingga produk yang
dihasilkan dapat dipasarkan dengan optimal dan diserap untuk operasional para
pelaku usaha,"Imbuhnya
Sedangkan, H. Mochammad Nur
Arifin Wakil
Bupati Trenggalek juga memaparkan tentang konsep pengembangan usaha
memadukan antara budaya dan kreativitas. Grand strategi yang dilontarkan diantarannya
unsur gotong royong dan intervensi dari pemangku kebijakan atau pemerintah.
Diperlukan sinergi antara inovasi yang berkelanjutan dan jaringan penguatan
pasar. Inovasi meliputi desain produk serta sistem yang mendukung.”Ujarnya