Saktiaji ketua Minuk mengumpulkan
anggota UKM nya untuk menjalin keakraban di hotel Legano Watulimo dalam event
pameran. menurut cerita MINUK ini hanya berupa perkumpulan komunitas UKM di
Trenggalek untuk refreshing. Namun seiring dengan berjalannya waktu keanggotaan
MINUK ini bertambah luas dan dari luar Trenggalek.
alam
pameran UKM ini, diisi seluruh perwakilan keanggotaan se Jawa Timur diluar
Madura, pasalnya Madura memang belum bergabung dalam komunitas ini. Menurut
Satiaji dalam pameran ini bukannya kita berkompetisi mencari dan siapa yang
merupakan terbaik. Melain sebaliknya dengan adanya pameran dan temu akrab ini
malah merapatkan potensi dan informasi peluang masing-masing berita.
Wabup
Trenggalek H Moch Nur Arifin mengapresiasif positif kegiatan yang diadakan
MINUK secara swadaya tanpa campur tangan pemerintah ini. Pasalnya dari pameran
ini UKM dari Trenggalek maupun dari luar bisa saling mengintip ilmu untuk
kebaikan dunia UKM.
Banyak
hal yang dapat diserap olehnya, terutama kemasan maupun desain produk yang unik
dan menarik. Paling tidak pemerintah dan UKM kita bisa mengadopsi kreatifitas
desain maupun bentuk kemasan sebagai sumber inspirasi kita.
Wabub
menginginkan UKM kita bisa kerjasama bukannya kerja sendiri-sendiri secara
individual. Karena dengan kerjasama secara bersama sama dari sevi permodalan,
pemikiran dan yang lainnya UKM akan semakin kuat, ucapnya