laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

6 April 2016

Bupati Trenggalek Penan Raya bersama Gapoktan "Bumi Anom"



Tarian “Anom Yakso” yang dibawakan oleh siswa SDN 2 Karanganom mengawali kegiatan petik padi panen raya gabungan kelompok tani Bumi Anom bersama Bupati Trenggalek di desa Karanganom Kecamatan Durenan, yang dilaksanakan pada hari Senin 4/4/16. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, Ketua Tim Penggerak PKK, Anggota Forpimda, Kadis Pertanian, beberapa Kepala SKPD, Kepala BPS, Sub Drive Bulog Tulungagung, Direksi PT. Petrokimia Gresik, Direksi PT Pupuk Kaltim, Muspika Durenan,  Penyuluh Pertanian, Mantri tani, Gapoktan Se Kec. Durenan.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Ir. Joko Surono, kegiatan panen raya ini sebagai upaya pemerintah  dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, pemerintah juga terus mengupayakan untuk meningkatkan produktifitas serta produksi tanaman pengan dengan melaksanakan kegiatan upaya kusus Pajale (padi, jagung dan kedelai). Selain itu Pemerintah juga mengalokasikan bantuan intensifikasi berupa padi inbrida 6.000 ha dan padi hibrida 1.000 ha, bantuan intensifikasi jagung 6.974 ha, serta bantuan intensifikasi kedelai 5.000 ha gantuan ekstensifikasi kedelai 7.000 ha.

Pada kesempatan ini Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc mengatakan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terus digalakkan oleh pemerintah dengan berbagai upaya keterpaduan kegiatan, sasaran swasembada pangan 2016 terus diupayakan keberhasilannya. Dari data perkembangan luas panen, produksi & produtifitas padi di Kabupaten Trenggalek menunjukkan tren peningkatan yang sangat baik, tahun 2014 dengan produksi 169.608 ton dengan produktifitas 59,70 ku/ha menjadi 184.604 ton pada tahun 2015 dengan produktifitas sebesar 62,22 ku/ha.

Program tahun 2016 pemerintah telah mengalokasikan kegiatan pengembangan padi inbrida 6.000 ha dan padi hibrida 1.000 ha, jagung hibrida 6.974 ha, kedelai 5.000 ha intensifikasi, perluasan tanam kedelai 7.000 ha serta pengembangan ubi kayu 500 ha yang tersebar di 14 kecamatan. Selain itu ada program untuk mendukung kegiatan pertanian dengan peningkatan sarana prasarana pertanian melalui pembangunan/rehabilitasi jaringan irigasi tersier (JIT) pipanisasi, pembuatan embung dan pengembangan alat mesin pertanian.  

Selain itu Bupati juga menanggapi permasalahan – permasalahan yang dihadapi petani, baik dari gangguan factor alam maupun teknis. Anomali iklim, ketersediaan air, kekeringan, lahan sawah sempit, alih fungsi lahan, serangan hama penyakit, ketersediaaan pupuk, benih serta pemasaran. “oleh karena kami sangat berharap adanya kebersamaan , keseriusan semua pihak dalam membantu, membina dan mengarahkan petani demi keberhasilan dan kesejahteraan masyarakat Trenggalek”ungkap Bupati. 
 
 
Diakhir sambutannnya Bupati mengucapkan terima kasih setinggi tingginya kepada Gapoktan “Bumi Anom”, yang telah melaksanakan panen raya dari hasil tanam serempak 2015 dengan hasil dan juga Dinas Pertanian, TNI AD, mantri tani, penyuluh pertanian, babinsa dan pengamat organisme pengganggu tanaman (POPT) yang telah membimbing, mendampingi dan bekerja keras membangun pertanian demi ketahanan pangan masyarakat Trenggalek. Bupati juga menyerahkan bantuan handtraktor secara simbolis kepada Gapoktan Sumber Rejeki Desa Karanganom *(hms)

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video