Untuk
mewujudkan
generasi muda bangsa Indonesia yang sehat, bebas dari cacat tubuh akibat polio,
berkualitas, produktif, dan berdaya saing. Selasa, 08 Maret 2016 bertempat di lapangan Baruharjo, Pemerintah
Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Kesehatan telah melaksanakan
Pencanangan
Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tahun 2016. Pencanangan tersebut
secara resmi
dilakukan langsung oleh Dr.
Emil Elestianto Dardak M.Sc Bupati
Trenggalek beserta istri
yang ditandai dengan
meneteskan vaksin polio kepada balita. Dalam acara
ini juga dihadiri Kepala SKPD Terkait, Tim Penggerak
Kab. Trenggalek beserta pokja, Camat Durenan, Muspika dan Para Kader Posyandu
se Kecamatan Durenan.
Pada
kesempatan ini, dr. Sugito Teguh Kepala Dinas Kesehatan dalam laporannya menyampaikan
bahwa Pencanangan
Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio
yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dari tanggal 8 sampai
dengan 15 Maret 2016 menargetkan sasaran para balita usia 0-59 bulan, yang merupakan
kelompok paling rentan tertular penyakit polio. Dengan sasaran 45.164 jiwa yang
tersebar di 157 Desa/Kelurahan di 14 Kecamatan sedangkan lokasi pelaksanaan PIN
Polio di Pos PIN (Posyandu, Ponkesdes/Poskesdes, Polindes, Pustu dan RS). Dengan imunisasi kepada
keluarga, sistem kekebalan tubuh akan jauh lebih meningkat. Terlebih lagi
dengan berbagai jenis penyakit baru yang belakangan muncul.”Ujarnya
Sementara
itu, Dr. Emil Elestianto Dardak M.Sc Bupati Trenggalek dalam sambutannya menyampaikan kegiatan Pekan Imunisasi Nasional
(PIN) merupakan salah satu upaya pelayanan kesehatan tambahan yang memegang
peranan penting dalam menurunkan angka kematian dan angka kesakitan, maupun
kecacatan, dengan pemberian Imunisasi Polio secara serentak pada anak balita.
Dalam pencapaian
target Program Imunisasi memerlukan dukungan para pakar dari berbagai disiplin
ilmu, termasuk para dokter spesialis, ahli kesehatan masyarakat, jajaran dari
lintas-sektor, organisasi profesi bidang kesehatan dan peran semua elemen
masyarakat.”Ungkapnya
Lebih lanjut, Bupati menegaskan dengan kegiatan ini penting
dilakukan sebagai upaya memberikan perlindungan optimal dari penyakit polio di
Indonesia. Melalui Pekan Imunisasi Nasional semua anak balita diberi imunisasi
tambahan polio, agar mereka kebal terhadap penyakit polio. Kita berharap
melalui PIN ini, Indonesia dapat mempertahankan status bebas polio dan
berkontribusi dalam mewujudkan dunia bebas polio pada tahun 2020.”Imbuhnya