laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

22 Maret 2016

Bupati Lakukan Panen Raya Padi Di Desa Ngrambingan Kecamatan Panggul



Upaya pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan akan pangan masyarakat terus digalakkan dan diupayakan dengan berbagai keterpaduan kegiatan upaya khusus Padi, Jagung dan Kedelai. Senin, 21 Maret 2015 Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Trenggalek telah menggelar Panen Raya Padi di Dusun Krajan Desa Ngrambingan Kecamatan Panggul. Dalam acara tersebut secara simbolis Dr. Emil Elestianto Dardak M.Sc Bupati Trenggalek melakukan Panen Raya Padi bersama anggota Forkopimda yang disambut meriah masyarakat petani dan penyuluh se Kecamatan Panggul. Pada Panen Raya Padi ini juga dihadiri oleh Camat beserta Muspika Kec. Panggul, Kepala BPS Trenggalek, Kepala Desa se Kec. Panggul, Penyuluh se Kec. Panggul dan Para Pengurus Kelompok Tani se Desa Ngrambingan. Pada kesempatan tersebut Bupati juga menyerahkan bantuan berupa Hand Tracktor kepada kelompok tani Sumber Rejeki.

Pada kesempatan ini, Ir. Joko Surono Kepala Dispertahutbun Trenggalek dalam laporannya mengatakan pada saat ini di Kabupaten Trenggalek akan dipanen padi mulai bulan Maret sampai dengan April nanti seluas 14.000 Ha. Sedangkan di Kecamatan Panggul seluas 1.200 ha, sedangkan khusus di Desa Ngrambingan ini seluas 68 Ha. Dalam kegiatan ini merupakan upaya peningkatan produktivitas dan produksi tanaman pangan terutama padi, jagung dan kedelai dengan dukungan kegiatan pada sarana dan prasarana pendukungnya. Dengan panen raya padi ini diharapkan nantinya upaya peningkatan produktivitas dan produksi tanaman padi, jagung dan kedelai dapat tercapai sesuai target serta mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat juga dapat sebagai sarana peningkatan pendapatan masyarakat.”Ungkapnya

Sementara itu, Dr. Emil Elestianto Dardak M.Sc Bupati Trenggalek dalam sambutannya mengatakan Bahwa program Tahun 2016 ini Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan mengalokasikan kegiatan pengembangan padi Hibrida seluas 1.000 Ha, Padi Inhibrida 6.000 Ha, Jagung Hybrida 6.974 Ha, Kedelai Intensifikasi 5.000 Ha dan Perluasan Tanam Kedelai 7.000 Ha serta pengembangan ubi kayu 500 Ha yang akan di sebar pada 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Trenggalek. Dan untuk Kcamatan Panggul padi Hibrida seluas 100 Ha, Kedelai Intensifikasi 600 Ha, dan Perluasan Tanam Kedelai 350 Ha.”Ujarnya

Lebih lanjut, Bupati Trenggalek juga menyampaikan tanaman padi merupakan tanaman yang membutuhkan air tapi bukan tanaman air, hambatana dan tantangan tanam padi yang dihadapi masyarakat cukup besar baik dari gangguan faktor alam maupun teknis. Anomali iklim, ketersediaan air, lahan sawah sempit, alih fungsih lahan, serangan hama penyakit, ketersediaan pupuk, penggunaan benih berlabel, kekeringan, banjir, serta pasar adalah hal – hal penting yang harus dihadapi oleh petani. Kunci dari semuanya adalah keseriausan kita semua untuk membina dan mengarahkan demi keberhasilan dan kesejahteraan masyarakat Trenggalek.”Imbuhnya

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video