Beberapa
daerah di wilayah pesisir selatan Jawa Timur termasuk Kabupaten Trenggalek sisi
barat, perlu Bandar udara guna mendukung peningkatan ekonomi maritim dikawasan
itu. Bandara yang ada yakni, Juanda (Surabaya), Adi Sumarmo (Solo), dan
Adisutjipto (Yogyakarta), dinilai masih jauh, dengan jarak tempuh lebih dari
empat dalam kondisi arus lalu lintas normal.
Dr. Emil Elestianto Dardak M.Sc. Bupati Trenggalek mengatakan
sudah berkomunikasi dengan para Kepala Daerah, baik Kediri, Blitar, Tulungagung
dan maupun diluar itu seperti Pacitan dan Ponorogo yang wilayahnya di pesisir
selatan. Semua Kepala Daerah menurut Bupati sependapat keberadaan Bandara
dinilai mendesak. “Pemerintah mendorong kita sebagai poros maritim”. Koridor
selatan Yogyakarta – Malang melalui pelabuhan ikan prigi, potensi pariwisatan
dan industri perikanannya tinggi, yang diperlukan bukan bandara besar,
melainkan bandara yang jika ada orang mau mengunjungi pantai selatan atau ingin
mengirimkan ikan dari berbagai pelabuhan bisa dilakukan lebih cepat menggunakan
jalur udara dan Bupati juga telah berkomunikasi langsung dengan Pemerintah
Pusat untuk menindaklanjuti wacana Pemerintah Pusat yang akan melakukan
pengkajian atau membuka ruang udara diwilayah itu selama ini dipakai untuk
latihan tempur pangkalan TNI AU Maospati.”Ungkapnya
Lebih
lanjut, dua wilayah di Jawa Timur yakni Banyuwangi dan Jember sudah memiliki
bandara. Padahal, dari sisi luas wilayah Banyuwangi dan Jember lebih sempit
dibandingkan pesisir selatan Jatim, di sisi barat yang mencakup tujuh
Kabupaten, dengan potensi ekonomi pariwisata dan maritim. Sekitar 7 juta
penduduk yang mengandalkan ekonomi diwilayah pesisir ini.
Selain itu,
selama ini yang menjadi ganjalan usulan Bandara tidak bisa ditindaklanjuti
karena itu ruang udara dari Madiun, Pacitan, Blitar sampai Kediri tertutup oleh
latihan tempur. Dan juga lalu lintas udara Juanda – Jakarta terpadat ke II di
dunia perlu ada alternatif rute lainnya. Menurut Bupati lokasi Bandara bisa
dimana saja asalkan mudah dijangkau dari semua penjuru Bandara tidak terlalu ke
utara karena tujuannya untuk menolong ekonomi pesisir.”Imbuhnya
