Sebagai
bentuk kesiagaan
Pemerintah Kabupaten Trenggalek
di dalam menanggulangi bencana kekeringan yang tercatat di beberapa wilayah dalam
kurun waktu tertentu sering mengalami kekeringan akibat musim kemarau yang
berkepanjangan di
tengah masyarakat. Melihat kondisi ini wilayah Trenggalek juga memiliki
potensi bencana alam sepanjang tahun. Kamis 10 Maret 2016 BPBD Kab. Trenggalek telah
menggelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana yang diikuti Para Karyawan BPBD
Kab. Trenggalek, TRC Penanggulangan Bencana, Para Petugas Pemadam Kebakaran,
Pusdalops dan Brigade Penolong 1303
Kwarcab Pramuka Trenggalek. Dalam apel tersebut dipimpin langsung oleh Ir.
Agung Sujatmiko M.Si Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
Pada
kesempatan ini, Joko Rusianto Kepala BPBD Kab. Trenggalek dalam laporannya
mengatakan kegiatan
apel tersebut diselenggarakan dengan tujuan untuk memaksimalkan kinerja dalam
penanggulangan bencana di Kabupaten Trenggalek. "Apel ini dilaksanakan
selain untuk memaksimalkan kinerja, juga diharapkan dapat membuat seluruh
personil yang terlibat cepat tanggap, tangkas, tangguh, tepat dan efisien dalam
membantu penyelamatan korban bancana terutama bencana longsor dan banjir," ujarnya.
Sementara
itu, Ir. Agung Sujatmiko M.si Asisten Perekonomian dan Pembangunan dalam
sambutannya menyampaikan bahwa berdasarkan data dan potensi kejadian bencana
yang terjadi di Kabupaten Trenggalek, hampir seluruh wilayah di Kabupaten
Trenggalek ini berpotensi terhadap bencana. Dimana kondisi wilayahnya merupakan
daerah pegunungan, dataran, tingginya curah hujan dan banyaknya sungai yang
bertemu pada sungai besar berdampak pada meningkatnya potensi banjir dan tanah
longsor dan angin topan. Selain itu adanya pertemuan antara lempeng tektonik
euro asia dan austro india yang berdampak pada peningkatan potensi gempa yang
dapat menimbulkan bencana Tsunami di Kawasan Pesisir Kabupaten Trenggalek.”Ungkapnya
Lebih
lanjut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan berharap semua komponen
penanggulangan bencana dilingkup Pemerintah Kabupaten
Trenggalek khususnya pada BPBD Kab. Trenggalek baik PNS, PTT Tnaga Kontrak dan
Relawan dapat kompak menjadi tim kerja yang solid, lebih meningkatkan
profesionalisme, bekerja lebih disiplin, berdedikasi, loyal, kreatif, agar
hasil program kerja yang diinginkan dapat maksimal dan dapat dinikmati warga masyarakat.”Imbuhnya