laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

29 Februari 2016

Wakil Bupati Hadiri Parade Musik Keroncong Muda Tahun 2016



Untuk mempopulerkan kembali dan melestarikan musik tempo dulu dengan harapan Trenggalek mendapat predikat salah satu kota pelestari keroncong. Dengan memberikan ruang bagi artis dan musisi muda musik keroncong untuk berkreasi dibidang seni keroncong serta memberikan hiburan bagi penggemar musik keroncong. Sabtu, 27 Februari 2016 bertempat di Halaman Kecamatan Trenggalek telah digelar Parade Musik Keroncong Muda Tahun 2016 dan juga diikuti Para Group Musik Keroncong dari Sekolah dan umum se Kecamatan Trenggalek. Dalam acara tersebut dihadiri oleh H. Mochammad Nur Arifin Wakil Bupati Trenggalek,  Kepala SKPD Terkait, Muspika Kecamatan Trenggalek, Kades dan Lurah se Kecamatan Trenggalek, Pemerhati dan Penggemar Musik Keroncong Kab. Trenggalek.

Pada kesempatan ini, Drs. Budianto Camat Trenggalek dalam laporannya menyampaikan bahwa perkembangan musik populer sangat pesat, namun masih banyak musisi di Kecamatan Trenggalek yang mengembangkan musik keroncong yang saat ini masih eksis termasuk beberapa sekolah yang memasukkan musik keroncong sebagai pendidikan ekstrakulikuler. Dan beberapa artis keroncong Kecamatan Trenggalek pernah mendapatkan nominasi di tingkat Jawa Timur serta salah satu sekolah di Kecamatan Trenggalek pernah dinobatkan sebagai sekolah pioner keroncong. Dalam acara parade musik keroncong ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan musik keroncong dikalangan muda sehingga generasi muda / generasi penerus lebih termotivasi untuk kembali menoleh dan mencintai musik keroncong.”Ujarnya

Sementara itu, H. Mochammad Nur Arifin Wakil Bupati Trenggalek dalam sambutannya menyatakan apresiasinya atas penyelenggaraan acara ini."Semoga keroncong terus bertahan di tengah gempuran genre musik yang beragam”. Wabup juga  berjanji, budaya asli dan musik tradisional adalah salah satu hal yang akan terus dijaga kelestariannya di Trenggalek. Hal itu dilakukan agar identitas bangsa tidak hilang. "Bentuk kepedulian kami pada budaya asli dan musik tradisional adalah dengan memberi tempat bagi  para seniman dan budayawan Kabupaten Trenggalek untuk berpentas di Ruang - ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ada di seluruh Trenggalek. Dan sebaliknya, kami tidak mengizinkan pertunjukan lain selain kesenian tradisional manggung disana.”Pungkasnya

Lebih lanjut, Wabup menyampaikan dengan digelarnya Parade Musik Keroncong Muda Tahun 2016 ini diharapkan mampu mendorong minat dan mengenalkan musik keroncong lebih dalam kepada generasi muda dalam mengembangkan seni budaya Indonesia. Musik keroncong sebagai warisan budaya bangsa menjadi salah satu poin penting perhatian seluruh masyarakat, bukan hanya karena fakta yang menunjukkan bahwa musik keroncong makin ditinggalkan banyak orang, terutama generasi muda di Kabupaten Trenggalek. Namun, dengan hadirnya parade seperti ini masyarakat Trenggalek memiliki rasa tanggung jawab dalam pelestarian budaya Indonesia. Melalui kegiatan ini diharapkan musik keroncong dapat dimainkan dan dinikmati oleh siapa saja dan dari kalangan mana pun serta mampu merangsang generasi muda untuk terus melestarikan musik keroncong khususnya di Kabupaten Trenggalek. ”Imbuhnya

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video