Sebanyak 17
kepala daerah se-Jawa Timur termasuk Bupati Trenggalek dan Wakil Bupati
Trenggalek, dilantik pada 17
Februari 2016 di Gedung Negara Grahadi. Pengangkatan Sumpah Jabatan dan Pelantikan
serta Serah Terima Jabatan 17 Bupati-Wakil Bupati, Walikota-Wakil Walikota
terpilih Masa Jabatan 2016-2021 Provinsi Jawa Timur tersebut dilakukan langsung oleh
Gubernur Jawa
Timur.
Sedangkan, 17 daerah yang dilantik
sesuai jadwal adalah Bupati Ngawi, Jember, Ponorogo,
Lamongan, Kediri, Situbondo, Gresik dan Trenggalek, Blitar, Bupati Mojokerto, Sumenep, Banyuwangi, Malang, Sidoarjo, Wali Kota Blitar, Wali Kota
Pasuruan, serta Wali Kota Surabaya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur, H. Soekarwo dalam
sambutannya menyampaikan dalam
menjalankan pemerintahan, semua kebijakan harus dirumuskan bersama. Jangan
sampai salah satu pihak menjadi lebih dominan. “Kerukunan dan kekompakan harus
terus terjaga. Jangan sampai ada wakil yang merasa seperti bupati/walikota,”
kata Pakde Karwo sapaan akrabnya. Selain
menjaga kekompakan antara bupati/walikota dengan wakilnya, Pakde Karwo juga
meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota yang
baru dilantik untuk bersinergi dan berkoordinasi dengan DPRD kabupaten/kota,
Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) kabupaten/kota, tokoh agama (Toga) dan tokoh
masyarakat (Tomas). “Konsitusi
kita mengatur bagaimana kepala daerah harus bersatu dan berkoordinasi yang baik
dalam memimpin wilayah.
Dalam kesempatan ini, Pakde Karwo mengapresiasi Pemerintah Kabupaten/Kota di Jatim yang ikut menyukseskan pembangunan di Jatim. Suksesnya Jatim berasal agregat program dan kebijakan yang dilakukan Pemprov Jatim, pemerintah kabupaten/kota se-Jatim. Atas kerjasama dari semua bupati dan walikota, kondisi makro ekonomi baik dilihat dari pertumbuhan ekonomi Jatim tahun 2015 mencapai 5,44 persen, inflasi 3,08 persen.”Imbuhnya