Kegiatan Pencanangan Penanaman
Sejuta Pohon ini yang juga sebagai program Kecil Menanam Besar Memanen (KMBM)
tersebut ditandai dengan penyerahan bibit pohon dari Pj. Bupati Trenggalek
kepada Kepala MTsN Kampak Trenggalek Drs. H. Agung Wiyoto, M.MPd yang
dilanjutkan dengan penanaman oleh Pj. Bupati Trenggalek dan beberapa Kepala
SKPD yang hadir dalam acara ini.
Pada kesempatan ini, Drs. H. Agung Wiyoto, M.MPd Kepala MTsN Kampak
Trenggalek dalam laporannya menyampaikan bahwa upaya untuk menanamkan
kepedulian para siswa terhadap lingkungan ini, baik untuk lingkungan sekolah
maupun lingkungan di luar sekolah. Di sekolah sendiri, saat ini MTsN Kampak
sedang dalam persiapan menuju penilaian Adiwiyata (Sekolah yang peduli
lingkungan sehat, bersih dan indah) Tingkat provinsi Jawa Timur. Sedangkan
pelaksanaan Pencanangan Penanaman Sejuta Pohon ini sebagian telah tertanam di
dua lokasi yakni, di Bukit Banyon Desa Widoro serta di Bukit Jaas Hutan Kota
beberapa hari yang lalu. “Bulan Februari nanti kami akan maju penilaian
Madrasah Adiwiyata tingkat provinsi, mohon dukungan semoga bisa terpilih serta
kami meminta bimbingan untuk bisa mewujudkan pengolahan sampah, karena kami
baru bisa memilah, tapi belum bisa mengolahnya”.Ungkapnya
Sementara itu, Dr. H. Jarianto, M.Si Pj. Bupati
Trenggalek dalam sambutanya mengatakan arahan untuk mencari informasi sebanyak –
banyaknya tentang poin – poin penilaian untuk bisa terpilih sebagai sekolah
Adiwiyata. Pj. Bupati Trenggalek juga mengapresiasi semangat sekolah untuk bisa
mewujudkan sekolah Adiwiyata, maupun turut berperan peduli terhadap lingkungan
hidup. “Menanamkan rasa peduli terhadap lingkungan hidup harus dimulai sejak
anak – anak. Karena membutuhkan waktu yang lama untuk menjaga kelestarian
lingkungan dan bisa dihitung butuh berapa lama menanam hingga menjadi tumbuhan
yang besar. Pohon – pohon di hutan yang sekarang bisa ditebang, itu hasil dari
kepedulian dari pendahulu. Sehingga yang kita tanam saat ini tentu akan
dirasakan manfaatnya bagi generasi penerus nanti.” Ujarnya
Lebih
lanjut, Pemkab. Trenggalek tentunya tetap bersinergi dengan Perum Perhutani dan
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) demi mewujudkan pelestarian lingkungan
hidup serta apresiasi sebesarnya atas sambutan positif dari masyarakat
diantaranya semangat menanam pohon yang cukup tinggi.“Dengan momentum hari menanam pohon ini, diharapkan mampu menggalang
dan membangkitkan semangat, motifasi dan budaya siswa untuk menanam dan memelihara pohon
demi kepentingan generasi sekarang dan akan datang,” Kata Pj.
Bupati