“Pangan merupakan komoditas penting dan strategis bagi bangsa Indonesia, mengingat pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi. oleh pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama. Namun saat ini upaya pemenuhan kebutuhan pangan tengah menghadapi tantangan yang semakin berat, Indonesia yang pada hakekatnya memiliki sumber daya alam yang melimpah juga tak luput dari krisis pangan. Terkait dengan masalah krisis pangan tersebut pihak pemerintah dengan melibatkan banyak sektor dan peran serta seluruh elemen masyarakat dan juga dunia usaha terus berupaya untuk membangun ketahanan pangan dan sekaligus mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan “ kata Nurhadi, Kepala kantor Ketahanan Pangan mengawali sambutannya dalam acara pembukaan Pelatihan Teknis Pemasaran Hasil Produk Pangan Olahan Kegiatan Pengembangan Diversifikasi/Keanekaragaman Pangan yang dilaksanakan pada Hari Senin 14/12/2015 bertempat di Aula BKD Trenggalek.
Dalam mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan diantarannya melalui diversivikasi pangan dengan memperhatikan sumberdaya, kelembagaan dan budaya lokal melalui peningkatan tehnologi pengolahan dan produk pangan dan peningkatan kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi anekaragam pangan. ”Kita memiliki banyak sekali keanekaragaman sumber pangan lokal yang bisa terus kita gali dan dikembangkan menjadi sumber pangan alternatif yang potensial” tambah Nurhadi.
Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Kantor Ketahanan Pangan turut berperan aktif mendukung program pembangunan ketahanan pangan nasional khususnya percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal dan pengembangan industri kreatif pangan nasional dan juga dalam menghadapi MEA 2015, dengan menyelenggarakan Pelatihan Teknis Pemasaran Hasil Pangan Olahan Bagi kelompok.
“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para peserta pelatihan mengetahui teknis pemasaran produk pangan, mengetahui prinsip-prinsip menjual, mau berfikir dan bertindak solitif, mau dan mampu melakukan sesuatu tidak hanya berkhayal saja, sehingga upaya peningkatan diversifikasi dan pemantapan ketahanan pangan masyarakat dapat segera terwujud” pungkas Nurhadi di hadapan kurang lebih 70 orang peserta pelatihan.