Keanekaragaman suku, agama,
ras, dan budaya Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 230 juta jiwa, pada
satu sisi merupakan suatu kekayaan bangsa yang secara langsung ataupun tidak
langsung dapat memberikan kontribusi positif bagi uapaya menciptakan kesejahteraan
masyarakat. Namun pada sisi lain , kondisi tersebut dapat membawa dampak buruk
bagi kehidupan nasional apabila terdapat
ketimpangan pembangunan, ketidakadilan dan kesenjangan social dan ekonomi,
serta ketidakterkendalikan dinamika kehidupan politik.
Menanggapai permasalahan
tersebut Badan Kesatuan Bangsa dan
Politik Kabupaten Trenggalek menggelar Rapat koordinasi tim terpadu penanganan
konflik sosial kabupaten Trenggalek tahun 2015. Edy Supriyanto, S.STP, M.SDM Kabid
Kewaspadaan Bakespoll Prov. Jawa Timur hadir langsung sebagai narasumber.
Sugeng Widodo, SH Asisiten
Pemerintahan dan Kesra dalam sambutannya menyampaikan system penanganan konflik
yang dikembangkan selama ini nampaknya lebih mengarah pada penanganan yang
bersifat militeristik dan represif. Undang- undang tentang penanganan konflik
sosial menentukan tujuan penanganan konflik yaitu untuk menciptakan kehidupan
masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera. Memelihara kondisi damai dan
harmonis dalam hubungan sosial kemasyarakatan. Meningkatkan tenggang rasa dan
toleransi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Memelihara keberlangsungan
fungsi pemerintahan. Dan melindungi jiwa, harta benda, serta sarana dan prasarana
umum.
“ penguatan peran Kepala
Daerah yang didukung oleh sinergi dari seluruh komponen aparatur di daerah
maupun aparat keamanan dan aparat tutorial wilayah, serta peran aktif tokoh
agama, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat akan turut serta menentukan
keberhasilan pembangunan di Trenggalek,” tegas Sugeng widodo.
Sugeng sapaan akrab Asisten
I ini juga mengajak kepada seluruh jajaran PNS di Kabupaten Trenggalek untuk
terus meningkatkan etos kerja, kerja keras, dan loyalitas yang tinggi dalam
penanganan mekanisme administrasi pemerintahan, pembangunan dan pengelolaan
keuangan yang semakin baik, transparan, akuntabel . “ jaga terus keamanan dan
ketertiban jadilah pelopor suasana aman, damai, dan nyaman di wilayah masing –
masing,” Pungkasnya.