Menunaikan ibadah
haji adalah wajib hukumnya bagi yang mampu. Sebanyak 280 Jamaah haji kelompok terbang
(kloter) 55 asal Kabupaten
Trenggalek tiba kembali Trenggalek
tepatnya di
halaman Sekretariat Daerah Kab. Trenggalek sekitar pukul 12.00 WIB. Kamis, 22 Oktober 2015 Kedatangan para jamaah haji
ini langsung disambut oleh Kepala Kemenag Trenggalek dan Kabag Kesra. Suasana haru sempat mewarnai
penjemputan kepulangan para Jamaah
haji. Begitu turun dari Bus, jamaah dan keluarga yang menjemput saling
berangkulan meluapkan perasaan haru. Tangis haru keluarga dan para jamaah ini
cukup beralasan, mengingat
banyaknya musibah yang menimpa para jamaah haji di Mekkah, Arab Saudi.
Pada
pelaksanaan ibadah haji tahun ini, ada tiga jamaah asal Kabupaten
Trenggalek
meninggal dunia di
Mekkah, Arab Saudi karena sakit yakni atas nama Mudjari umur 69 Tahun
beralamat Dsn. Kedungsangkal Ds. Buluagung Kec. Karangan, Soeparmono umur 72
Tahun beralamat Kelutan Trenggalek dan Sunaryatun umur 59 beralamat Ds.
Jatiprahu Kec. Karangan serta Dua
orang masih sakit
di Mekkah yakni atas
nama Siti Nasokah umur 64 beralamat Dsn. Jedung Ds. Karanganyar Kec.
Gandusari dan Nurhadi Dsn. Krandegan Kec. Gandusari.
Pada
kesempatan ini, Drs. Abd. Shomad M.Si Kepala Bagian Kesra Setda Trenggalek
menuturkan “Alhamdulillah
jamaah haji Trenggalek
semuanya terhindar dari musibah. Karena sejak awal memang sudah dipesankan agar
mematuhi aturan dan jadwal yang ditentukan. Secara keseluruhan hanya ada tiga
jamaah yang meninggal dunia dan dua jamaah lainnya sakit”. "Kita berharap para
jamaah haji yang sudah pulang ini bisa menjadi contoh, serta menjadi orang yang
memotivasi masyarakat Trenggalek untuk bisa ikut berhaji," selain itu, diharapkan jamaah
haji ini, nantinya juga dapat menjadi panutan dan teladan bagi masyarakat
lainnya yang belum berhaji. Dengan demikian akan tercipta Kabupaten
Trenggalek yang
lebih baik, baik secara akhlak, maupun kepribadian.”Imbuhnya