Guna meningkatkan pemahaman
masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan B3SA untuk meningkatkan kualitas
hidupnya. Rabu, 30 September 2015 bertempat di Gedung Serbaguna Kelutan salah satu upaya untuk memantapkan Ketahanan Pangan adalah dengan
kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan Kantor Ketahanan Pangan Kab. Trenggalek
dengan menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman Berbasis
Sumber Daya Lokal (B2SA) Tingkat Kabupaten Tahun 2015. Dalam pembukaan lomba
tersebut dihadiri oleh Ny. Penny Mulyadi selaku Ketua TP PKK Kab. Trenggalek,
Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kab.
Trenggalek, Kepala Balai Penyuluahan , Dewan Juri dan peserta lomba cipta menu .
Ir. Nurhadi
Setiyono, M.Si Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kab. Trenggalek dalam laporannya
menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan
kreativitas masyarakat pada umumnya dan Ibu rumah tangga khususnya dalam
memilih, menentukan, menyusun menu B2SA berbasis Sumber Daya Lokal serta
membangun budaya keluarga untuk mengkonsumsi aneka makanan B2SA untuk memenuhi
kebutuhan gizi sehari – hari dengan memanfaatkan potensi pangan yang ada di
sekitar rumah atau pekarangan. Selain itu, peserta adalah Tim Penggerak PKK se
Kabupaten Trenggalek dan Kelompok pangan olahan (P2KP) sejumlah 10 Kelompok
masing – masing terdiri dari Kec. Watulimo, Ganduasri, Trenggalek, Karangan,
Dongko, Kampak, Pule, Pogalan dan Durenan.” Ungkapnya
Sementara itu, Ny. Penny Mulyadi selaku Ketua TP PKK
Kab. Trenggalek yang sekaligus membuka kegiatan lomba ini dalam sambutannya
mengatakan dalam program pokok PKK khususnya pada program
pangan salah satu misi PKK antara lain meningkatkan kualitas dan kuantitas
pangan keluarga, serta peningkatan pemanfaatan pekarangan melalui “HATINYA PKK”
(Halaman Asri, Teratur, Indah Dan Nyaman), Sandang dan perumahan serta tata
laksana rumah tangga yang sehat. “ dalam program pangan yang perlu diperhatikan adalah pengenalan
potensi sumber pangan di sekitar kita, apa yang dapat dimanfaatkan dari
pekarangan,” ungkap Penny
Lebih lanjut ketua TP PKK ini
juga menambahkan, indikator Kabupaten sehat yaitu terciptanya suasana rumah
yang nyaman dan layak huni, tersedianya sabun di depan rumah untuk mencuci
tangan sebelum masuk, terhindarnya asap rokok di dalam ruangan terutama di
dekat anak-anak dan ibu hamil.
Di akhir sambutannya Penny berharap apa yang sudah
disajikan dalam lomba cipta menu kali ini juga bisa diterapkan di rumah dalam
memenuhi makanan yang bergizi dan seimbang minimal dua minggu sekali. “ jika
perlu menu yang telah diperlombakan ini nantinya bisa disajikan di Pendopo bila
ada acara.