Gebyar Suro yang lebih dikenal oleh masyarakat Dongko dengan Ngetung Batih merupakan budaya nenek moyang yang harus kita pertahankan dan kita kembangkan agar tidak tergusur olah budaya manca negara. Di samping itu sebagai upaya untuk promosi pariwisata dan promosi hasil karya seniman seniwati Dongko serta sebagai sarana meningkatkan pendapatan masyarakat. Demikian antara lain sambutan Ichwan Sawaji S.Pd ketua Panitia perayaan gebyar suro Kecamatan Dongko pada tanggal 14 Oktober 2015 bertempat di Lapangan Dongko. Adapun kegiatan yang digelar dalam rangka Gebyar Suro diantaranya Istighozah,Kirab Takir Plonthang , Upacara Adat Selamatan,Gelar Seni dan Gelar Makanan Tradisional khas Dongko berupa Nasi Tepo gratis.
Semoga dengan kegiatan mampu mempererat tali silaturrohim dan persaudaraan antar seluruh warga, terlebih pada situasi saat ini yang rawan dengan gesekan-gesekan dalam menghadapi moment pemilihan Kepala Daerah yang secara serentak akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2015. Lebih lanjut dihimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban agar senantiasa tercipta suasana yang kondusif.