Kagiatan labuh laut atau yang sering kita dengar larung sembonyo yang diselenggarakan oleh masyarakat nelayan Pantai Prigi Kecamatan Watulimo merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun diselenggarakan. Kegiatan tersebut diselenggarakan setiap bulan Selo yang menurut para nelayan merupakan bentuk ungkapan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada para nelayan. Perayaan tahun ini lebih meriah kalau dibandingkan dengan tahun kemarin,karena disamping larung sembonyo juga digelar hiburan lain seperti jaranan,tiban,marching band,tayub serta pergelaran Wayang kulit semalam suntuk. Upacara adat larung sembonyo dilaksanakan pada tanggal 3 September 2015 di Tempat Pelelangan Ikan ( TPI ) Prigi Kecamatan Watulimo. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati beserta istri ,Forkopimda, Ny Penny Mulyadi,Kepala SKPD,Muspika Watulimo serta masyarakat sekitar tempat kegiatan.
Wakil Bupati Trenggalek Kholiq SH,M.Si dalam sambutannya antara lain mengatakan
Upacara Adat Labuh Laut ( Larung Sembonyo ) ini akan mampu mempererat tali silaturrohim dan persaudaaraan diantara kita,juga sebagai sarana promosi wisata dan pengembangan kepariwisataan khususnya di Kecamatan Watulimo. Kita memiliki beragam obyek wisata,baik seni budaya maupun kawasan/obyek yang potensi dan daya tariknya sungguh liuar biasa. Kekayaan tersebut hendaknya kita jaga karena hal tersebut akan memberikan nilai yang sangat berarti bagi masyarakat Trenggalek. Pada akhir sambutannya Wakil Bupati menyampaikan bahwa masa jabatan saya bersama Pak Mulyadi akan berakhir tanggal 4 Oktober 2015,oleh sebab itu kami mohon doa restunya agar semua berakhir dengan khusnul qotimah. Selanjutnya pada tanggal 9 Desember 2015 akan dilaksanakan pemilihan Kepala Daerah secara serentak,untuk itu saya himbau seluruh masyarakat Trenggalek menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban agar senantiasa tercipta suasana yang kondusif.