laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

30 September 2015

Pembinaan Badan Usaha Milik Desa (BUM-Des)


Untuk memperkuat pendapatan desa dan menggerakkan perekonomian di tingkat pedesaan. Rabu, 23 September 2015 bertempat di Pendopo “Manggala Praja Nugraha” Pemerintah Kabupaten Trenggalek  menggelar Pembinaan Badan Usaha Milik Desa (BUM-Des) Tahun 2015. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT Bupati Trenggalek, Kepala Bappemaspemdes Kab. Trenggalek, Camat se Kab. Trenggalek, Para Pengelola BUMDes se Kab. Trenggalek serta Tim Pendamping Pengelolaan dan Penyusunan Pelaporan BUMDes.

Pada kesempatan tersebut, Joko Wasono Kepala Bappemaspemdes Kab. Trenggalek dalam laporannya menyampaikan Badan Usaha Milik Desa Se-Kabupaten Trenggalek bahwa berdiri  pada tanggal 29 Nopember 2001 didirikan secara serentak di 152 desa. Sejak Tahun 2001 sampai dengan Tahun 2012 Pembinaan BUMDes berada dibawah pengawasan Setda Kabupaten Trenggalek Bagian Tata Pemerintahan Sub Bagian Tata Pemerintahan Desa. Pada Tahun 2013 Pembinaan dan pengawasan BUMDes diwilayah Kabupaten Trenggalek di bawah BAPEMAS PEMDES hingga saat ini. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi atau pemahaman yang sama tentang BUM desa, selain juga untuk memberikan penjelasan pengembangan BUMDes, serta memberikan motivasi untuk meningkatkan pendapat masyarakat dengan membuka lapangan usaha bagi masyarakat dan memberdayakan potensi dan sumber daya lokal pedesaan yg ekonomis. Seiring perjalanan BUMDes sampai saat ini terdapat BUMDes yang kategori BAIK, SEDANG dan KURANG. Kodisi BUMDes kategori BAIK sebanyak 47 BUMDes, kategori SEDANG sebanyak 46 BUMDes, dan kategori KURANG sebanyak 59 BUMDes.”Ungkapnya

 Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT Bupati Trenggalek yang sekaligus membuka pembinaan ini dalam sambutannya mengatakan seperti kita ketahui bersama BUMDes yang ada di Kabupaten Trenggalek dimulai pada Tahun 2001, dimana modal awal masing – masing BUMDes sebesar Rp. 10. 000.000,00 berasal dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Ibarat menanam pohon, diusia 14 Tahun diharapkan sudah dapat dipanen. Demikian juga harapan Pemerintah Kabupaten Trenggalek diawal pembentukan BUMDes 14 Tahun yang lalu, seharusnya BUMDes sudah berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan Pemerintah Desa. Oleh karena itu, saya minta pengawasan dan pembinaan agar dilakukan secara terus menerus, Karena BUMDes merupakan salah satu aset dalam meningkatkan pendapatan Asli Desa. Dengan total modal BUMDes saat ini sebesar Rp. 17.885.046.248,00 dari dulu Rp. 1.608.000.000,00 kami berangan-angan BUMDes dapat menjadi sebuah corporation dengan modal besar, angka tersebut di atas masih modal BUMDes sendiri, dapat kita bayangkan BUMDes menjadi besar apabila wacana penggabungan lembaga keuangan mikro yang telah ada di Desa seperti Jasa Perkreditan Gardu Taskin, PAM-DKB, Badan Kredit Desa, UED-SP atau Simpan Pinjam PNPM bergabung dibawah naungan BUMDes.”Ujarnya

Bupati juga menyampaikan kepada para Kepala desa mampu mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUM-Desa ). Karena BUM-Desa  agar mampu memperkuat pendapatan desa, selain itu juga bisa menjadi motor penggerak perekonomian desa yang di kelola Pemerintah desa dan masyarakat dengan cara inovatif dan kreatif.” jika BUMDes berjalan dengan maksimal, maka akan bisa mendongkrak pendapatan dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video