Mengusung
tema dengan semangat hari jadi Trenggalek ke-821 kita tingkatkan pelayanan
publik dan berdayakan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal yang berdaya saing
tinggi untuk menuju masyarakat ekonomi Asean.
Sesuai
tema diatas Bupati Trenggalek dalam sambutannya seusai menerima pusaka yang
baru dikirab menyampaikan, banyak hal
yang sudah saya kerjakan bersama pak
Kholiq untuk membangun Trenggalek. Pencapaian Pendapatan Asli Daerah dalam RPJMD Kabupaten Trenggalek Tahun
2010-2015, Pemerintahan MK pada akhir masa jabatan ditargetkan sebesar 115
milyar. Target tersebut terlampaui, dimana pada tahun 2014 mencapai sebesar
132,951 milyar dan ditahun 2015 ditargetkan mencapai 135,032 milyar.
Dibidang infrastruktur dari tahun 2010 Jalan
Kabupaten dalam kondisi baik sepanjang 228,14 km. Selama tahun 2011-2014
kondisi jalan baik meningkat menjadi sepanjang 596,27 km, sehingga dalam kurun
waktu 4 tahun tersebut ada perbaikan jalan sepanjang 368,13 km , antara lain :
Pembangunan Infrastruktur Jembatan, Selama kurun waktu tahun 2011-2014,
kami telah membangun beberapa jembatan besar diruas jalan Kabupaten
diantaranya, Jembatan Gondo Arum Kecamatan Panggul,Jembatan Bungur Kecamatan
Munjungan,Jembatan Nglinggis Kecamatan Tugu,Jembatan Semanding Kecamatan Tugu dan
pembangunan Jembatan Rela Kecamatan Watulimo yang peletakan batu pertamanya
dilaksanakan pada bulan Agustus Tahun 2015 ini.
Pendidikan
merupakan pelayanan dasar yang wajib dipenuhi oleh pemerintah. Berbagai upaya telah dilaksanakan melalui berbagai program dan
kegiatan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan fasilitas pendidikan, antara
lain : Pembangunan Unit Sekolah Baru Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus di
Kecamatan Kampak, Terselenggaranya Sekolah Inklusi untuk menampung anak-anak
berkebutuhan khusus pada jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah di 14
Kecamatan,Terwujudnya Sekolah Adiwiyata (Sekolah Peduli dan Berbudaya
Lingkungan) pada SD, SMP, SMA, Berdirinya Akademi Komunitas Negeri (AKN) Trenggalek,
bekerjasama dengan Politeknik Negeri Malang.
Kesehatan juga merupakan pelayanan dasar yang
wajib dipenuhi oleh pemerintah. Berbagai
upaya juga telah dilaksanakan melalui berbagai program dan kegiatan dalam
rangka meningkatkan pelayanan dan fasilitas kesehatan, antara lain Pembangunan Paviliun
Graha di RSUD Dr. Soedomo Kabupaten Trenggalek, Pemenuhan kebutuhan tenaga
kesehatan minimal dua dokter umum di Puskesmas dan penambahan dokter spesialis di Rumah Sakit,Meningkatkan fasilitas sarana
prasarana pelayanan kesehatan di Rumah Sakit maupun di Puskesmas, Dan yang baru
saja diresmikan yaitu peresmian Puskesmas Bendungan menjadi puskesmas rawat
inap.
Di Bidang
Pertanian, Luas sawah Kabupaten
Trenggalek 12.160 Ha terbagi menjadi sawah irigasi 10.866 Ha dan sawah tadah hujan 1.294
Ha. Produksi padi selama kurun waktu Tahun 2011-2014 selalu meningkat, dengan
produksi rata-rata sebesar 178.611 ton per tahun, luas panen 29.327 Ha dengan
produktivitas 60,9 Kwintal/Ha.
Pariwisata merupakan
prioritas yang harus ditangani karena keberadaan potensinya yang luar biasa di
Kabupaten Trenggalek. Mulai tahun 2011-2014, angka kunjungan wisata telah
meningkat dari tahun 2011 sebanyak 389.931 orang menjadi 535.499 orang pada
tahun 2014 atau meningkat sebanyak 34%. Disamping itu pengusahaan obyek wisata
telah meningkat dari 7 obyek wisata alam pada tahun 2010 meningkat menjadi 21
obyek layak jual pada tahun 2014, diantaranya Pantai Prigi, Pantai
Karanggongso, Gua Lowo, Pantai Cengkrong, Taman Kili-Kili, Pantai Blado, dll. Pendapatan
Asli Daerah dari Sektor Pariwisata juga selalu meningkat dari tahun ke tahun,
dimana pada tahun 2010 sebesar 1,2 milyar dan di tahun 2015 ditargetkan sebesar
6 milyar