Sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran,
pengetahuan, dan pemahaman politik dalam mendorong peningkatan partisipasi
politik kepada seluruh Aparatur Pemerintah dan masyarakat di Kabupaten
Trenggalek. Senin, 21 September 2015 bertempat di Pendopo “Manggala Praja
Nugraha” Kantor Kesbangpol Kab. Trenggalek telah
menyelenggarakan Sosialisasi Pemahaman Aparatur Dan Masyarakat Terhadap Budaya
Poltik dan Demokrasi Kabupaten Trenggalek Tahun 2015. Acara tersebut dihadiri
oleh Bupati Trenggalek, Prof. Dr. Suko Wiyono, S.H. M.H.
(Rektor Universitas Wisnu Wardana Malang) selaku narasumber, Para Pimpinan DPRD
Kab. Trenggalek, Seluruh Anggota Forkopimda Trenggalek, Para Ketua Parpol se
Kab. Trenggalek, Para Kepala SKPD, Camat dan Muspika se Kab. Trenggalek, Kepala
Desa dan Tokoh Masyarakat se Kab. Trenggalek.
Pada
kesempatan tersebut, Drs. Widarsono Kepala Kesbangpol Kab. Trenggalek dalam laporannya menyampaikan Setiap warga
negara dalam kesehariannya hampir selalu bersentuhan dengan aspek-aspek
politik. Dalam proses pelaksanaannya dapat terjadi secara langsung atau tidak langsung
bersentuhan dengan politik. Kehidupan politik merupakan bagian dari keseharian
dalam interaksi antar warga negara dengan Pemerintah, dan institusi-institusi
di luar Pemerintah (atau non-formal), telah menghasilkan dan membentuk variasi
pendapat, pandangan dan pengetahuan tentang perilaku politik dalam semua sistem
politik. Selain itu, Tujuan pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini adalah untuk mewujudkan
kehidupan politik yang harmonis dan bertanggung jawab menuju terciptanya
situasi dan kondisi yang aman tentram dan dinamis dalam upaya mewujudkan tujuan
pembangunan di Kabupaten Trenggalek.”Ungkapnya
Selain
itu, pada kesempatan yang baik ini Bupati juga menyampaikan beberapa hal yang
dilakukan dalam rangka membangun Kabupaten Trenggalek masa Kepemimpinan selama
periode 2010-2015 diantaranya yakni Bidang Infrastruktur Jalan. Pada tahun 2010
Jalan Kabupaten dalam kondisi baik sepanjang 228,14 KM. Selama Tahun 2011-2014
kondisi jalan baik meningkat menjadi sepanjang 596,27 KM, sehingga dalam kurun
waktu 4 Tahun ada perbaikan jalan sepanjang 368,13 KM. Hal tersebut tidak
senantiasa dapat kita raih, namun membutuhkan kerja keras dan komitmen bersama
antara Pemerintah Daerah dengan masyarakat, serta usaha yang sungguh-sungguh
dan berkelanjutan dalam komitmen membangun Trenggalek.