Untuk
memberikan wadah pengembangan, kreatifitas dan apresiasi seni dalam upaya
aktualisasi nilai kekayaan lokal menjadi usaha produtif menuju kesejahteraan
masyarakat. Sudah
menjadi agenda tahunan bahwa Festival Turangga Yaksa (Jaranan Trenggalek
Terbuka Ke-20 Tahun 2015) merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT ke 70 Kemerdekaan RI dan peringatan Hari Jadi
ke 821 Kabupaten Trenggalek
tahun 2015 yang
diselenggarakan di Alon – alon Kabupaten Trenggalek. Kegiatan festival tersebut
dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 26-29 Agustus 2015. Festival
Jaranan Trenggalek tersebut dibuka oleh Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT Bupati Trenggalek. Acara ini juga
dihadiri Para Anggota Forkopimda, Kepala Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Jatim, Kepala SKPD Lingkup Pemkab. Trenggalek beserta Istri serta
warga masyarakat sekitar.
Festival Jaranan
Tenggalek terbuka ini merupakan
upaya untuk menjadikan Jaranan Trenggalek sebagai ikon yang berskala
Nasional .Dengan melakukan publikasi baik dilokal
Tenggalek, Sekolah-sekolah tinggi kesenian di Jawa Tengah, Jogja, Jawa Timur bahkan Kalimantan dan Palembang. Festival Jaranan Tenggalek ini
juga peserta dari sekolah mulai tingkat SD,SMP , SMA serta
umum baik yang ada di Trenggalek maupun luar Trenggalek.
Bupati Trenggalek Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT dalam sambutannya berharap event budaya ini menjadi besar seperti festival reog Ponorogo, yang kita yakini selain untuk memberi ruang kreatifitas para seniman jaranan sekaligus upaya peningkatan kesejahteraan seniman melalui proses berkesenian. Disamping itu secara moral mampu membangun rasa kebersamaan, rasa bangga atas bangsa dan negara sendiri. Lebih dari itu mampu memelihara rasa nasionalisme yang tinggi, yang pada dewasa ini kita rasakan semakin terdegradasi oleh watak dan sifat sekuler serta dengan memahami manfaat dan peran pembangunan dibidang budaya, maka Bupati sangat mengharapkan ditahun–tahun yang akan datang harus terus ditingkatkan kwalitas dan kwantitasnya.” Ungkapnya