laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

19 Agustus 2015

Sekda Buka Desiminasi Updating Data Base Millennium Development Goals (MDGS)



Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan umum, dan akuntabilitas pemerintah yang berpihak kepada masyarakat miskin. Selasa, 12 Agustus bertempat di Aula Hotel Bukit Jaas Trenggalek, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Bappeda Trenggalek telah menggelar Desiminasi Updating Data Base Millennium Development Goals (MDGS) Melalui Perencanaan, Penganggaran dan Pemantauan Yang Berpihak Pada Masyarakat Miskin  (P3BM) Di Kabupaten Trenggalek Tahun 2015. Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Drs. Ali Mustofa M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra,  Kepala SKPD , Narasumber dari Bappenas.

Pada kesempatan ini, Drs. Ali Mustofa M.Si Sekretaris Daerah sekaligus membuka acara tersebut membacakan sambutan Wakil Bupati Trenggalek selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 166 Tahun 2014 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan disebutkan bahwa pengertian Penanggulangan Kemiskinan adalah: kebijakan dan program pemerintah dan pemerintah daerah yang dilakukan secara sistematis, terencana, dan bersinergi dengan dunia usaha dan masyarakat untuk mengurangi jumlah penduduk miskin dalam rangka meningkatkan derajat kesejahteraan rakyat. Sedangkan Program Penanggulangan Kemiskinan adalah kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin melalui bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan usaha ekonomi mikro dan kecil, serta program lain dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi. Sehingga  program-program penanggulangan kemiskinan itu tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga dilaksanakan dengan melibatkan dunia usaha dan masyarakat. Dalam pelaksanaan program perlindungan sosial Pemerintah akan menerbitkan kartu identitas bagi penerima program perlindungan sosial, yaitu : Kartu Keluarga Sejahtera untuk penerima Program Simpanan Keluarga Sejahtera; Kartu Indonesia Pintar untuk penerima Program Indonesia Pintar; dan Kartu Indonesia Sehat untuk penerima Program Indonesia Sehat.”Ujarnya

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Trenggalek juga telah menyusun beberapa program-program inovasi dalam rangka mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan seperti diantaranya Program TRENGGALEK (Trengginas Galang Ekonomi) dan Program APP (Anty Poverty Program). Pelaksanaan Program APP di Kabupaten Trenggalek selama kurun waktu 10 tahun yaitu mulai tahun 2005 s.d tahun 2014 telah menangani keluarga miskin sebanyak 3.069 KK dengan alokasi dana total (APBD Provinsi & APBD Kabupaten) sebesar + Rp. 7,5 Miliar. Program-program semacam ini perlu terus dipertahankan dan didukung dengan program-program sejenis dalam rangka penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Trenggalek. Upaya-upaya penanggulangan kemiskinan  yang akan dilakukan pemerintah pusat dan pemerintah daerah  selama 5 tahun ke depan sesuai dengan RPJMN 2015-2019 mengacu pada tiga strategi utama penanggulangan kemiskinan, yakni: Mewujudkan sistem perlindungan sosial yang menyeluruh;Memperluas dan meningkatkan pelayanan dasar bagi seluruh masyarakat; dan Mengembangkan penghidupan masyarakat secara lebih berkelanjutan.

Diakhir sambutannya, Wakil Bupati mengajak semua masyarakat marilah dengan segala pengetahuan dan pengalaman yang kita miliki, bersama - sama  untuk mengkoordinasikan, mengintegrasikan dan mensinergikan pikiran dan pandangan kita masing-masing, guna mempercepat langkah dan memacu kinerja pembangunan daerah  Kabupaten Trenggalek serta untuk bekerja sekuat tenaga berlari lebih cepat lagi di tahun 2015 ini tidak hanya karena kita telah sampai pada tahun terakhir masa pemerintahan, tetapi juga karena tantangan ke depan yang kita hadapi semakin berat, utamanya menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di akhir tahun 2015 dengan digelar pasar bebas ASEAN, yang pada kesempatan ini peluang semakin besar namun tantangan juga semakin besar pula.”Imbuhnya

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video