Nilai
– nilai gotong royong yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat sebagai
bagian dari sistem nilai budaya bangsa, perlu dilestarikan secara berdaya guna
dan berhasil guna untuk memperkuat integrasi sosial masyarakat di Desa dan
Kelurahan dalam rangka memperkokoh NKRI. Rabu, 5 Agustus 2015 Pemerintah Kabupaten Trenggalek memperingati Puncak
Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XII dan Hari
Kesatuan Gerak PKK (HKG-PKK) ke 43 Di Kabupaten Trenggalek Tahun 2015 yang diselenggarakan
di Balai Desa Pakel Kecamatan Watulimo. Peringatan Bulan Bhakti Gotong
Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XII dan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG-PKK) ke 43
tersebut dihadiri oleh Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT Bupati Trenggalek beserta
istri, Kholiq SH, M.Si Wakil Bupati Trenggalek beserta istri, Ketua DPRD Kab.
Trenggalek, Para Anggota Forkopimda Trenggalek, Para Kepala SKPD Lingkup
Pemkab. Trenggalek, TP – PKK Kab. Trenggalek beserta anggota, Para Kepala Desa
Se Kecamatan Watulimo, Para Ketua TP – PKK Desa Se Kec. Watulimo beserta
anggota dan tokoh masyarakat Desa Pakel Kecamatan Watulimo.
Pada kesempatan ini untuk
menyemangati pembangunan di Desa, Bupati Trenggalek menyerahkan secara simbolis
ADD Tahap Pertama dan Dana Desa Tahap Ke -2 Kepada Desa serta menyerahkan
hadiah – hadiah lomba yang dilaksanakan sebelum pencanangan Bulan Bhakti Gotong
Royong Masyarakat (BBGRM) ini, yaitu Lomba Gotong Royong Terbaik Tingkat
Kabupaten, Lomba Desa dan Kelurahan serta lomba 10 (sepuluh) Program Pokok PKK.
Bupati juga memberikan penghargaan PIN Emas Adhi Bhakti Madya Hari Kesatuan
Gerak PKK Tingkat Provinsi Masa Bhakti lebih dari 15 Tahun yakni Ny. Hj. Penny
Mulyadi Sugiarti S.Sos sebagai Ketua TP – PKK Kabupaten Masa Bhakti 20 Tahun
dan Ny. Sulastri Kader Pokja IV Desa Munjungan Kecamatan Munjungan Masa Bhakti
16 Tahun.
Pada kesempatan tersebut, Djoko
Wasono, SH. MM Kepala Bapemas Pemdes Trenggalek dalam laporannya menyampaikan
bahwa Puncak Pencanangan Hari Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM)
ke-XII dan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG-PKK) ke 43 Di Kabupaten Trenggalek
Tahun 2015 bertujuan untuk melestarikan budaya gotong royong sebagai warisan
leluhur Bangsa Indonesia yang sekaligus sebagai ciri khas bangsa Indonesia
dalam rangka memperkokoh NKRI dan persatuan bangsa demi percepatan keberhasilan
pembangunan di Kab. Trenggalek serta meningkatkan peran aktif masyarakat maupun
PKK dan unsur lainnya dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Trenggalek
mulai dari Tingkat Kabupaten, Kecamatan sampai Desa maupun Kelurahan.”Ungkapnya
Ketua TP PKK Kabupaten
Trenggalek Ny.
Hj. Penny Mulyadi
dalam sambutannya menjelaskan peringatan HKG-PKK yang
diintegrasikan dengan BBGRM, memberikan semangat kebersamaan kegotongroyongan sebagai
perwujudan masyarakat yang kokoh dalam melestarikan budaya peduli membangun
masa depan bangsa. PKK dengan 10 program pokoknya mempunyai peranan yang sangat
besar mendukung pemerintah dalam mensejahterakan keluarga melalui gerakan PKK.
Sementara
itu, Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT Bupati Trenggalek
dalam sambutannya menyampaikan bahwa
penyelenggaraan BBGRM dan HKG merefleksikan kembali semangat budaya gotong
royong masa ini yang semakin memudar ditengah kehidupan masyarakat. Padahal
makna gotong royong itu sebagian besar mencerminkan karakter budaya bangsa
Indonesia yang saling tolong-menolong dan mempersatukan dalam kebersamaan. Dengan kebersamaan
gotong-royong juga akan muncul budi pekerti dalam pergaulan masyarakat yang
semakin mendidik sehingga akan terbangun etika dan tata krama yang baik, maupun
rasa kepedulian. Oleh karena itu semangat gotong royong harus terus digelorakan
dan dipupuk khususnya bagi generasi muda agar jangan sampai luntur dari
kehidupan kita.