Untuk
menciptakan sosok aparatur yang memiliki kompetensi jabatan,
sehingga dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsi sesuai dengan jenjang
jabatan masing-masing serta mampu meningkatkan
pengetahuan dan wawasan tentang manajemen kepemimpinan, sehingga mampu
memberdayakan staf dalam melaksanakan tugas dilingkungan
Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Selasa, 18 Agustus 2015 bertempat di aula BKD Kabupaten
Trenggalek telah diselenggarakan
Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan LXXVI Tahun 2015. Kegiatan Pendidikan dan
Pelatihan ini dimulai pada tanggal 18
Agustus S/d 1 Desember 2015. Hadir dalam acara pembukaan tersebut Dr. Ir. H.
Mulyadi WR.MMT Bupati
Trenggalek, Kepala Badan Diklat Provinsi Jawa Timur, Kepala BKD Kab. Trenggalek
dan Para Mentor Peserta Diklat PIM IV. Menandai dimulainya pelaksanaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV
Bupati Trenggalek menyematkan tanda peserta secara simbolis kepada peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV.
Pada
kesempatan tersebut Drs, Pariyo Kepala
BKD Kab. Trenggalek dalam laporannya menyampaikan penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV ini
bertujuan untuk membentuk sosok pemimpin birokrasi yang memilki kemampuan yang
tinggi dalam menjabarkan visi dan misi instansi ke dalam program instansi serta
memimpin pelaksanaannya. Pada sasaran agar terwujudnya PNS yang memilliki
kompetensi yang sesuai dengan persyaratan jabatan struktural Eselon IV, dan
optimalisasi seluruh potensi sumber daya internal dan eksternal organisasi
khususnya para pejabat yang menduduki level Eselon IV dalam implementasi
kebijakan unit instansinya. Adapun peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan
Tingkat IV Angkatan LXXVI ini sejumlah
30 orang pejabat struktural Eselon IV Lingkup Pemkab. Trenggalek terdiri dari
Laki-laki 18 orang dan Wanita 12 orang.”Ungkapnya
Sementara
itu, Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT Bupati
Trenggalek dalam sambutannya mengatakan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai unsur utama Sumber
Daya Aparatur
Negara yang mempunyai peranan yang sangat menentukan dalam keberhasilan
penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan. Keberhasilan suatu instansi
sangat ditentukan oleh pemimpinnya, oleh karena itu diperlukan pembinaan dalam
rangka penanaman dan pembentukan sikap, dan perilaku nilai nilai estetika
aparatur, serta penciptaan kompetensi ketrampilan, sebagai abdi negara dan abdi
masyarakat.
Diakhir
sambutannya, Bupati juga menyampaikan
bahwa bagi PNS yang menduduki jabtan struktural hendaknya menguasi 5 (lima)
kompetensi dasar, Pertama Integritas, kepribadian yang mencerminkan kecerdikan, kesungguhan, keutuhan dan
kesediaan untuk bertindak serta berlaku bijak dalam mengemban tugas demi
kepentingan dan kemaslahatan barsama, kedua Kepemimpinan, pejabat struktural
harus memiliki jiwa kepemimpinan yang mampu meyakinkan dan mempengaruhi orang
lain, mengikuti dan bekerja untuk kepentingan organisasi, Ketiga Perencanaan
dan pengorganisasian, mampu menetapkan prioritas kerja dan membicarakan dengan
pegawai lainnya. Keempat
Kerjasama, seorang harus memiliki kemampuan untuk menjalin kerjasama dengan
orang lain khususnya dalam upaya pencapaian organisasi, Kelima Fleksibilitas,
seorang pemimpin yang kaku dan tidak mau mendengar pendapat orang lain akan
sangat berpengaruh terhadap jalannya organisasi, jadi pejabat harus memiliki
tingkat fleksibilitas yang tinggi dengan lingkungan sekitarnya.”Imbunya