Pasar rakyat dan gebyar
produk unggulan UMKM Jatim di selenggarakan di Kabupaten Trenggalek selama tiga
hari mulai tanggal 22 sampai 24 Agustus 2015. Acar yang selenggarakan di Alon – alon Trenggalek
ini diikuti Kabupaten tetangga seperti Tulungagung,
Ponorogo, Blitar, Kediri, Pacitan, Jombang dan Nganjuk, selain itu tak
ketinggalan 14 Kecamatan Se kabupaten Trenggalek ikut memamerkan produk
unggulannya.
Bupati Trenggalek Dr.Ir.
Mulyadi WR, MMT didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Jawa Timur,
ketua DPRD, Forkopimda, SKPD membuka secara langsung acara ini.
“ penyelenggaraan event
Pameran Pasar Rakyat di Trenggalek merupakan yang terakhir dari 10
roadshow Pameran pasar rakyat 2015, pameran sebelumnya sudah digelar berturut –
turut dilaksanakan di Kabupaten Malang , Kota Mojokerto, Probolinggo,
Kota Kediri, Situbondo, Nganjuk, Banyuwangi, Kediri dan Pacitan,” ucap Dr. A.
Mudjib Afan, M. Kes Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jatim.
Tujuan diselenggarakan event
pasar rakyat dimaksudkan untuk menggerakkan perekonomian lokal dan untuk
mengampanyekan Cinta Produk Indonesia juga untuk mencari UMKM yang memiliki potensi dan selanjutnya akan difasilitasi program “
UKM Naik kelas”
Ucapan terimakasih tak lupa
disampaikan Bupati Trenggalek kepada Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Jatim
yang telah memberikan kesempatan kepada Kabupaten Trenggalek untuk menggelar
Pasar rakyat dan Gebyar produk UMKM.
Selain Stan yang digelar di
dalam alun – alun , terdapat pula 80 stand yang berada di dalam halaman pendopo
untuk memamerkan berbagai jenis dan
kerajinan batu akik .
Bupati Mulyadi juga
mengingatkan pada 2016 nanti pasar bebas
( MEA ) masyarakat ekonomi Asean dimulai, mulai saat itu pula peredaran
bidang permodalan, barang, jasa dan tenaga bebas beredar di 10 negara anggota Asean termasuk Indonesia. “ Saya berharap para pelaku usaha utamanya dari
Kabupaten Trenggalek mempersiapkan diri untuk menjadi pengusaha yang tangguh
dan mandiri, dengan meningkatkan kualitas produk dan pengemasan serta
memperkuat jaringan agar mampu memenuhi keinginan pasar,” pinta Bupati.
“ semoga dengan digelarnya
pameran Pasar Rakyat dan Gebyar Produk UMKM tahun 2015 ini bisa memberikan stimulus
kepada pelaku usaha di Kabupaten Trenggalek untuk semakin tumbuh dan berkembang
serta memiliki daya saing yang signifikan dengan pemanfaatan potensi SDA lokal,
sehingga UMKM yang ada di kota Tempe Kripik ini benar – benar mampu memberikan
nilai tambah bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat, sehingga masyarakat
Trenggalek bisa lebih makmur lagi,” Pungkas Bupati