laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

15 Juli 2015

Festival Tabuh Bedug Sambut Bulan Ramadhan 1436 H



Dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadan digelar kegiatan – kegiatan yang positif khususnya di kalangan generasi muda, serta untuk membangun kreatifitas positif dalam seni musik yang Islami. Rabu, 8 Juli 2015 bertempat di Alon – Alon Tenggalek diadakan Festival Tabuh Bedug dan Rebana kreasi yang dihadiri oleh Kholiq SH, M.Si Wakil Bupati Trenggalek, Sekda Trenggalek, Seluruh Kepala SKPD Lingkup Pemkab. Trenggalek, Tokoh Masyarakat, Peserta dan pengamat Festival Tabuh Bedug. Pemukulan bedug oleh Kholiq SH, M.Si Wakil Bupati Trenggalek menandai dibukanya acara Tahunan Festival Tabuh Bedug dan Rebana Kreasi tingkat umum tahun 2015. Festival yang diadakan sekaligus dalam rangka melaksanakan serangkaian kegiatan Peringatan  HUT ke-70 Proklamasi RI dan Hari Jadi Trenggalek ke 821.

Pada kesempatan ini, Sugeng Widodo SH Asisten Pemerintahan dan Kesra selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan  untuk memfasilitasi para seniman dan seni bernafas islam untuk berekspresi dan berkreasi. Dalam Festival Tabuh Bedug dan Rebana Kreasi yang telah memenuhi kriteria festival kali ini diikuti yakni 5 grup Tabuh Bedug dan 23 grup Qosidah Rebana Kreasi. Maka tidaklah heran jika Kabupaten Trenggalek selalu menyelenggarakan Festival ini di setiap bulan Ramadhan. Selain itu, dalam penilaian kejuaraan nantinya diambil 3 penyaji terbaik non ranking tabuh bedhug, 3 Penyaji terbaik non ranking Rebana Kreasi tingkat umum, 3 Penyaji terbaik non ranking tingkat anak – anak dan 1 Penyaji terbaik Rodat.”Ungkapnya

Kholiq SH, M.Si Wakil Bupati Trenggalek dalam sambutannya mengatakan bahwa Seni Tabuh Bedug dan Sholawat Rebana Kreasi merupakan seni bernafaskan Islami yang tidak saja indah ketika kita dengarkan, lebih dari itu secara moral, mampu menjadi sarana untuk pembentukan karakter dan jiwa bangsa yang Akhlakul Karimah. Irama dan lagu dapat membentuk jiwa yang memilki tanggung jawab besar, sedangkan sajak – sajak bernafaskan pujian kepada Allah SWT dan Rasulnya mampu menggetarkan jiwa yang selalu mengingat dan mengagungkan Allah serta mencintai Rasul, sehingga pada saatnya tumbuhlah jiwa yang shalihah yang berdampak pada tatanan kehidupan, saling menghargai, saling menghormati sesame dan bertafakur kepada Allah SWT.”Ujarnya

Lebih lanjut disampaikan melalui kegiatan  ini diharapkan mampu melahirkan generasi generasi yang islami, generasi yang berakhlaqul kharimah dan nilai nilai yang terkandung di dalam kegiatan ini mampu kita implementasikan dalam kehidupan sehari - hari. Dengan agama hidup menjadi terarah, dengan seni hidup menjadi indah. “Imbuhnya

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video