laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

8 Juli 2015

Bupati Tenggalek Tutup Kegiatan Pendampingan PPA-PKH Tahun 2015



Untuk mendukung Program Keluarga Harapan (PPA-PKH) merupakan salah satu ikhtiar untuk memecahkan persoalan sosial untuk mengurangi jumlah pekerja anak. Senin, 06 Juli 2015 bertempat Ponpes Darul Muttaqin Desa Jatiprahu Kec. Karangan, dengan berakhirnya masa pendampingan di Shelter bagi anak penerima manfaat Program PPA-PKH. Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT Bupati Trenggalek menutup secara resmi pelaksanaan kegiatan pekerja anak di Shelter dalam mendukung program keluarga harapan (PPA-PKH) Tahun 2015 di Kabupaten Trenggalek. Acara penutupan tersebut dihadiri oleh Sekda Trenggalek beserta Para Kepala SKPD Terkait Lingkup Pemkab. Trenggalek, Para Peserta dan Pendamping PPA-PKH, Tokoh Masyarakat Desa Jatiprahu. Pada kesempatan ini Bupati Trenggalek secara simbolis menyerahkan bantuan pakaian dan tas sekolah kepada para anak di Shelter.



Drs. Mufti Ahmadi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial Kab. Trenggalek dalam laporannya menyampaikan sebagai wujud komitmen untuk memberi perlindungan kepada anak bangsa, Pemerintah pusat telah meratifikasi konvensi berdasarkan ILO No. 138 mengenai usia minimum untuk diperbolehkan bekerja dan konvensi ILO No. 182 mengenai pelarangan dan tindakan segera penghapusan bentuk – bentuk pekerjaan terburuk untuk anak. Bahwa pelaksanaan PPA-PKH di Kabupaten Trenggalek tahun ini dilaksanakan selama 28 hari mulai tanggal 9 Juni lalu S/d 6 Juli 2015 dan jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah 150 orang yang berasal dari seluruh Kecamatan se Kavbupaten Trenggalek.”Ungkapnya



Sementara itu, Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT Bupati Trenggalek dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Program PPA-PKH ini dirancang sebagai program yang terintegrasi dengan Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilaksanakan Disnakertrasos Trenggalek. Kegiatan ini ke depan diharapkan dapat mendorong anak untuk kembali ke dunia pendidikan melalui berbagai program yang ada pada instansi terkait. “Keberhasilan menarik 150 anak yang berasal dari 14 Kecamatan se Kabupaten Trenggalek ini diharapkan dapat menjadi motivasi tersendiri bagi jajaran Disnakertrasos Trenggalek untuk meningkatkan kualitas program agar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya secara nyata oleh anak-anak kita yang putus sekolah. Selama satu bulan itu peserta PPA-PKH telah mendapatkan pembinaan dengan meteri akademis, non akademis, pemberian motovasi. Diharapkan, kepada seluruh peserta agar semua ilmu yang didapatkannya selama masa pendampingan di Shelter, bisa bermanfaat untuk memperbaiki masa depan dan meraih impian yang dicita-citakannya.”Ujarnya



Lebih lanjut, Bupati berharap melalui PPA-PKH ini secara bertahap akan dapat mengurangi jumlah pekerja anak yang berasal dari Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dan putus sekolah melalui pendampingan dikembalikan ke dunia pendidikan. Program PPA-PKH diharapkan dapat mengurangi jumlah pekerja anak terutama yang bekerja pada jenis pekerjaan terburuk untuk anak dan Saya juga berharap agar anak-anak dapat memanfaatkan kesempatan yang baik ini dengan sungguh-sungguh untuk kembali kedunia pendidikan, sehingga kelak dapat menjadi generasi penerus yang berkualitas yang pada akhirnya dapat mengurangi kemiskinan. Hal-hal yang baik dan segala ilmu yang diterima selama pendampingan di shelter, supaya diteruskan dan diamalkan di lingkungan keluarga dan dalam kehidupan sehari-hari.”Imbuhnya


Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video