Sesuai data yang didapat
dari UPTD dinas peternakan yang bertempat di Pogalan dari tahun 2009 sapi asli
Trenggalek terdapat 7 ekor dan sampai
sekarang bertambah menjadi 12 ekor.
Bupati Trenggalek di damping
Kabag Humas dan Protokol ketika
melakukan sidak di UPTD dinas peternakan
yang berdomisili di Desa Ngadirenggo kecamatan Pogalan kamis 9 juli 2015
menyampaikan agar plasma nutfah sapi galekan dipertahankan dan di jaga dari
kepunahan. Bupati juga berharap UPTD dinas peternakan mengoptimalkan
penggunaannya untuk pelatihan, pembelajaran dan pembudidayaan ternak oleh
masyarakat termasuk didalamnya sapi galekan, ayam Japer ( jawa super ), dan
Kambing Etawa.
Dalam rangka penyelamatan
sapi asli Trenggalek dinas peternakan Trenggalek pun juga sudah menempuh
langkah dengan bekerjasama dengan balai besar insiminasi buatan di Singosari
Malang dalam menampung sperma sapi galekan untuk dijadikan semen ( Sperma
) beku yang nantinya bisa digunakan
untuk mengawinkan dengan sapi betina asli Trenggalek.
Kedepan dinas peternakan
akan melakukan pembinaan kepada peternak yang ada di Panggul ( daerah asal sapi
galekan ) agar bisa mengembangkan sapi Galekan ini sehingga dapat tetap
terpelihara di habitat aslinya.
Seusai melihat sapi Galekan
Bupati melanjutkan melihat ayam japer ( Jawa Super ) dan kambing etawa hasil
pengembangbiakan UPTD dinas Peternakan. Sidakpun berlanjut menuju
Kantor camat Pogalan di sana Bupati
meninjau beberapa tempat yang memungkinkan memerlukan rehab atau perbaikan.