Plt Camat Tugu, Rudyanto
dalam laporannya menyatakan bahwa situasi dan kondisi di wilayahnya cukup aman,
program-progam pemerintah seperti ADD, bantuan infrastruktur perdesaan,
PNPM, bantuan stimulan dan bantuan keuangan desa dari Provinsi Jawa Timur
dapat dilaksanakan dengan baik.
Sementara itu Bupati
Trenggalek Dr. Ir. Mulyadi WR, MMT dalam sambutannya menyampaikan bahwa safari
kali ini merupakan safari terakhir di masa pemerintahannya. “safari ini merupakan safari yang istimewa bagi
saya karena safari ini merupakan kunjungan safari terakhir selama masa
kepemimpinan menjabat sebagai bupati Trenggalek periode 2010-2015,” ucap
Bupati.
“ saya beserta bu Penny
meminta maaf jika selama menjabat Bupati masih membuat salah dan belum bisa
melaksanakan keinginan – keinginan bapak ibu semua akan tetapi saya akan tetap
menyelesaikan masa jabatan saya sampai Oktober nanti dengan se baik – baiknya,”
imbuhnya.
Bupati juga menambahkan jika
selama kepemimpinannya sudah banyak sarana prasarana yang telah diperbaiki
seperti jalan, jembatan yang roboh diterjang banjir dan juga pembangunan gedung
– gedung baru.
Menyinggung rencana
pembangunan Bendungan Tugu, menurut Bupati hal tersebut
merupakan usaha untuk mengangkat perekonomian masyarakat Kabupaten Trenggalek.
Bendungan ini mampu mengairi sawah irigasi teknis sampai wilayah Tulungagung.
Bendungan ini bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik, pariwisata,
perikanan, mencegah banjir selain untuk irigasi teknis. “Oleh karena itu saya
minta kepada seluruh warga untuk mengawal dan ikut berpartisipasi agar bendungan
ini bisa selesai tepat waktu,” pinta Bupati