Sebagai wahana ECODURISM (Ecology, Education, and
Tourism) yang diharapkan dapat memberikan manfaat dalam bentuk sarana wisata
yang bermuatan pendidikan dan berwawasan lingkungan serta untuk membentuk sebuah
Komunitas Peduli Hutan Kota (KOMPI HUKO) Kabupaten Trenggalek. Dengan
pembentukan komunitas ini juga sebagai ajang silaturrahmi dan berbagi ilmu serta
pengalaman yang akan mendukung pengelolaan Hutan Kota Gunung Jaas. Sabtu, 13
Juni 2015 bertempat di Hutan Kota Gunung Jaas Trenggalek telah digelar
Deklarasi Pengukuhan/Pembentukan Komunitas Peduli Hutan Kota (KOMPI HUKO)
Trenggalek. Acara deklarasi tersebut dihadiri oleh Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT
Bupati Trenggalek beserta Forkopimda, Para Kepala SKPD Terkait Lingkup Pemkab.
Trenggalek serta warga masyarakat Komunitas Peduli Hutan Kota Trenggalek.
Pada kesempatan ini, Ketua KOMPI HUKO dalam laporannya
menyampaikan bahwa salah satu wujud kegiatan ini adalah pembangunan kandang
Rusa dan Merak yang akan menjadi atraksi wisata hutan kota dan juga sebagai
asset untuk membangun konsep pendidikan lingkungan, khususnya untuk siswa
sekolah dan masyarakat pada umumnya. Disamping itu ada keinginan menjadikan
bagian dari hutan kota ini untuk dimanfaatkan menjadi tempat kegiatan out bond
yang kelak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Trenggalek untuk itu peran serta
dari semua pihak mulai pecinta satwa, pengusaha dan SKPD yang ada di Pemerintah
Kabupaten Trenggalek serta berbagai pihak berkenan ikut berpartisipasi demi
terwujudnya hutan kota yang representatif. ”Ungkapnya
Pada kesempatan yang sama, Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT
Bupati Trenggalek secara resmi mengukuhkan Komunitas Peduli Hutan Kota (KOMPI
HUKO) Trenggalek yang dalam ikrar tersebut menyatakan akan selalu menjaga,
merawat dan melestarikan, Hutan Kota beserta ekosistem mahluk hidup yang ada
didalamnya dengan sebaik – baiknya. Akan menjadikan Gunung Jaas sebagai wahana
yang mampu memberi manfaat dalam bentuk sarana wisata yang bermuatan
pendidikan dan berwawasan lingkungan serta selalu mendukung program – program Pemerintah
Daerah dalam pelestarian hutan.
Sementara
itu, Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT Bupati Trenggalek dalam sambutannya menyampaikan
hutan kota
memiliki fungsi dan manfaat untuk memperbaiki dan menjaga iklim mikro dan
daerah resapan air serta menciptakan keseimbangan dan keserasian lingkungan
fisik kota dan mendukung pelestarian keanekaragaman hayati. Bupati juga berharap keberadaan komunitas
tersebut mampu menjaga kelestrian hutan kota gunung jaas. "Saya
sangat berharap mereka bisa melakukan pengawasan terhadap ulah tangan-tangan
yang ingin merusak alam hutan kota gunung jaas ini. Sekali lagi saya sangat
mengapresiasi lahirnya komunitas ini,” tegasnya.