Untuk
meningkatkan
peran serta organisasi kepemudaan dalam peran sertanya untuk pembangunan jiwa
pemuda agar dapat berpikir positif, mandiri, kreatif, inovatif dan produktif. Jum’at 12
Juni 2015 bertempat di Aula BBI (Balai Benih Ikan) Kab. Trenggalek telah
diselenggarakan Pembinaan
Bagi Organisasi Kepemudaan Di Kabupaten Trenggalek Tahun 2015. Kegiatan
pembinaan ini diikuti
oleh 100 peserta yang berasal dari berbagai organisasi pemuda yang ada di
Kabupaten Trenggalek. Acara tersebut dihadiri oleh Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT
Bupati Trenggalek dan Kepala SKPD Terkait.
Pada
kesempatan tersebut, Drs. Catur Budi Santoso Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga
Kabupaten Trenggalek dalam
laporannya menyampaikan bahwa "Dengan
memiliki kemampuan dan keterampilan tersebut diharapkan pemuda sebegai generasi
penerus bangsa memiliki karakter, semangat juang yang tinggi, mandiri, berdaya
saing dan berwawasan kebangsaan, sehingga dapat menghadapi tantangan yang
kompleks diera pasar global” dan kegiatan
pembinaan bagi organisasi kepemudaan di Kabupaten Trenggalek ini yakni
bertujuan pemuda
sebagai pelopor reformasi mental sebagai upaya mencegah terjadinya kenakalan
remaja dan penyalahgunaan narkoba. Tema
Kegiatan pembinaan ini adalah “ Eksistensi
organisasi kepemudaan, kenakalan remaja dan problematikanya” Ungkapnya
Sementara
itu, Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT Bupati Trenggalek sekaligus membuka kegiatan
tersebut dalam sambutannya mengatakan Pemuda adalah generasi penerus bangsa, generasi masa
depan yang akan melanjutkan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh generasi
pendahulu kita, untuk itu peran pemuda ini sangatlah penting dalam Pembangunan bangsa Indonesia diberbagai
bidang. Antara lain pembangunan kepribadian dan juga bidang kepariwisataan,
pemuda mempunyai peran yang besar karena kebanyakan pemuda kita sudah dapat
menguasai teknologi informasi sehingga melalui kemajuan teknologi seperti media
internet dan media sosial lainnya dapat menyampaikan pesan moral juga
mempromosikan tempat- tempat wisata di kabupaten Trenggalek ini kepada
masyarakat luas di dalam negeri bahkan tentunya sampai keluar negeri. Kegiatan ini diharapkan dapat
mencegah munculnya kenakalan remaja seperti penyalah gunaan narkoba apalagi
Indonesia masuk masa darurat narkoba tidak ada ruang gerak bagi narkoba dan
sejenisnya.”Ujarnya