Ikatan Bidan Indonesia (IBI) merupakan organisasi
profesi Bidan di Indonesia. Wadah para Bidan dalam mencapai tujuan melalui
kebijakan peningkatan profesionalisme anggota guna menjamin masyarakat
mendapatkan pelayanan berkualitas. Dengan mengambil
tema “Penguatan Bidan Dalam Untuk
Mewujudkan
Generasi Yang
Berkualitas” IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Kabupaten Trenggalek menggelar Musyawarah Cabang
ke-VI bertempat di
Aula
Hall Hotel Ja’as Trenggalek
kemarin
Sabtu, 30 Mei 2015 yang secara langsung dibuka secara resmi oleh Asisten
Pemerintahan dan Kesra Sugeng Widodo SH. Pada acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Ketua
Pengurus Daerah IBI Prov. Jatim, Para Kepala SKPD Terkait Lingkup Pemkab.
Trenggalek, Anggota TP PKK Kab. Trenggalek, Ketua GOW Kab. Trenggalek serta
Para Pengurus dan anngota IBI se Kab. Trenggalek. Demi memperkuat organisasi untuk
meningkatkan binaan kualitas pengetahuan dan keterampilan tentang IBI khususnya
dalam pelayanan kesehatan Ibu dan Anak serta kesejahteraan keluarga serta
menjalin silaturahmi antar peserta dan pengurus ranting menjadi tujuan khusus
terselenggaranya kegiatan ini.
Pada
kesempatan ini, Ketua Pengurus IBI Cabang Trenggalek dalam laporannya
menyampaikan Visi
IBI adalah mewujudkan bidan professional berstandar global. Misi IBI adalah
meningkatkan kekuatan organisasi, meningkatkan peran IBI dalam meningkatkan mutu
pendidikan bidan serta pelayanan, meningkatkan kesejahteraan anggota dan
mewujudkan kerja sama dengan jejaring kerja. Selain itu, organisasi profesi bernama
Ikatan Bidan Indonesia (IBI), berbentuk kesatuan, bersifat nasional, berazaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang dibentuk pada 24 Juni 1951 di
Jakarta yang merupakan forum tertinggi tingkat cabang yang diadakan lima tahun
sekali. “Dalam Muscab kita biasanya mengadakan evaluasi tentang kerja dan
kinerja dalam kepengurusan selama menjabat lima tahun, kemudian membuat program
apa saja yang akan kita lakukan dalam kepemimpinan pengurus yang baru, dan yang
terakhir kita mengadakan pemilihan pengurus baru untuk perangkat organisasi
dalam jangka waktu lima tahun ke depan”.Ungkapnya
Sementara
Itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sugeng Widodo SH dalam sambutannya
mengatakan Bahwa Bidan
adalah tenaga professional yang bertanggung jawab dan akuntabel, yang bekerja
sebagai mitra perempuan untuk memberikan dukungan, asuhan dan nasehat selama
masa hamil, masa persalinan dan masa nifas, memfasilitasi persalinan atas
tanggung jawab sendiri dan memberikan asuhan kepada bayi baru lahir, dan bayi.
Bidan mempunyai tugas penting dalam konseling dan pendidikan kesehatan, tidak
hanya kepada perempuan tetapi juga kepada keluarga dan masyarakat. Dengan terselenggaranya Muscab
ini diharapkan sukses menata program IBI dan mampu memberikan kontribusi di
masyarakat dalam bentuk pelayanan kesehatan. “Bahwa ada beberapa agenda yang
akan dituangkan dalam Muscab ini, secara umum organisasi apapun apabila di
dalam penyelenggaraan Muscab akan melakukan evaluasi kinerja dan kerja pengurus
sebelumnya, permasalahan apa yang terjadi sebelumnya sehingga untuk pengurus
selanjutnya bisa menindaklanjuti dan mengetahui tugas yang harusnya dilakukan”.Imbuhnya