Untuk menanamkan
nilai-nilai karakter guna menciptakan generasi pemuda penerus bangsa yang berbudi luhur, mandiri, bertanggung
jawab dan demokratis. Jum’at 22 Mei 2015 bertempat di Halaman SMAN 2 Trenggalek
telah mengadakan kegiatan Perkemahan Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan
Kepramukaan Model Blok Tahun 2014/2015 untuk Kelas XI. Sejumlah siswa Kelas XI
SMAN 2 Trenggalek telah mengikuti kegiatan perkemahan selama 3 Hari yakni mulai
hari Jum’at S/d Minggu, 22 – 24 Mei 2015. Wakil Bupati Trenggalek Kholiq SH
M.Si secara resmi membuka kegiatan perkemahan tersebut dan didampingi Kepala
Sekolah beserta Bapak/Ibu guru yang mendapat tugas membimbing kegiatan
perkemahan. Pembukaan
perkemahan Pramuka tersebut ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada
perwakilan anggota Pramuka Penggalang yang mengikuti perkemahan.
Pada
kesempatan ini, Kholiq SH M.Si Wakil Bupati selaku Ka. Kwarcab Trenggalek dalam
sambutannya memberikan
apresiasi atas gelaran kegiatan perkemahan pramuka tersebut. Menurutnya pembinaan yang diberikan
melakukan kegiatan kepramukaan sangat penting dalam mewujudkan generasi muda
yang berkarakter. Bahkan pemerintah telah menetapkan kegiatan pramuka sebagai
ekstrakurikuler wajib di sekolah.
Lebih
lanjut, Wabup mengatakan agar
dapat menghadapi dan berkompetisi tantangan globalisasi dan berbagai
persoalan, generasi muda, di
daerah ini tidak boleh hanya cerdas dan menguasai ilmu pengetahuan dan
teknologi. Tetapi juga mesti memiliki kepribadian yang tangguh dan budi pekerti
yang luhur. "Hanya
pemuda yang demikian yang akan sanggup bersaing dan menatap masa depan lebih
baik apapun tantangannya", Oleh
sebab itu dan mengingat gerakan Pramuka masih dan tetap relevan dengan
perkembangan zaman dalam menjadikan generasi muda yang cerdas , menguasai ilmu
pengetahuan dan teknologi serta kepribadian yang tangguh dan budi pekerti yang
luhur.”Imbuhnya
“Melalui
kegiatan kepramukaan ini, karakter generasi muda yang menjanjikan di masa depan
akan terbentuk,” tandasnya. Setelah membuka perkemahan Pramuka, Wakil Bupati meninjau bumi perkemahan
dan juga berdialog dengan para peserta yang mengikuti perkemahan tersebut.