Tingginya curah hujan yang mengguyur Kabupaten Trenggalek pada hari Selasa 24/3/15 mengakibatkan terjadinya tanah longsor di desa Nglinggis. Longsornya tebing terjadi, sekitar pukul 21.00 WIB, ada beberapa titik longsoran di jalur utama ini dan mengakibatkan tertutupnya badan jalan oleh longsornya tanah dan bebatuan. Material tanah dan bebatuan yang begitu banyak menutup badan jalan, memutus akses lalu lintas yang menghubungkan antara Kabupaten Trenggalek – Ponorogo.
Jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Trenggalek dengan Ponorogo lumpuh total ,seluruh kendaraan baik roda dua maupun roda empat sama sekali tidak dapat melewati jalur tersebut. Kejadian ini juga menyebabkan mobil polisi yang sedang melakukan patroli dan beberapa kendaraan yang sedang melintas terjebak di antara titik longsoran.
Rabu pagi 25/3/15 Bupati Trenggalek Dr. Ir. Mulyadi WR. MMT, didampingi Kepala Dinas PU Binamarga, Kepala Dinas PU Perkimsih, BPBD, KaSatpol PP dan Kabag Humas, langsung mengadakan sidak di lokasi terjadinya tanah longsor. Melihat kondisi tanah longsor yang parah, Bupati mengajak semua pihak terkait untuk bekerjasama dalam mengevakuasi pembersihan material yang menutup badan jalan akibat tanah longsor tersebut.