Untuk meningkatkan
produktivitas tanaman pangan khususnya padi jagung dan kedelai, agar tercapai
swasembada pangan. Kamis, 22 April 2015 bertempat BPP (Balai Penyuluh
Pertanian) Karangan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kab. Trenggalek menyerahkan
bantuan hibah Hand Traktor sebanyak 60 unit dan pompa air sebanyak 7 unit
kepada kelompok tani yang tersebar di seluruh Kecamatan di Kabupaten
Trenggalek. Pemberian hibah ini di sampaikan langsung
oleh Bupati Trenggalek Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT yang di
dampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan,
Kepala Bappeluh serta Kasdim 0806 Trenggalek.
Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan dalam
laporannya mengatakan Pada
Tahun 2015 ini Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Pertanian dan
Kehutanan mendapatkan berbagai macam kegiatan salah satu diantaranya adalah
bantuan hibah alsintan yang berupa Hand Traktor dan Pompa air yang berasal dari APBN-P. Adapun bantuan yang
di dapat Kabupaten Trenggalek yakni Hand Traktor sebanyak 60 unit, Pompa Air
sebanyak 7 unit, Perbaikan jaringan irigasi tersier sebanyak 4000 Ha, Kegiatan
Optimasi Lahan sebanyak 1000 Ha dan Kegiatan SRI sebanyak 500 Ha. Dengan
bantuan tersebut diharapkan produktivitas tanaman pangan akan semakin meningkat
terutama tanaman Padi Jagung dan Kedelai.”Ungkapnya
Kepala Dinas
Pertanian dan Kehutanan juga menambahkan bahwa luas lahan di Kabupaten
Trenggalek 12.160 Ha, luas tanam targetnya 32.730 Ha Ralisasi 18.104 Ha, luas
panen 26.516 Ha realisasinya 2.234. Sedangkan produktivitas ditargetkan 72,7
Kw/ha dan produksi 159.290 ton/ha. Selain itu, Kenaikan produksi tanaman pangan
tersebut factor yang pertama-tama harus dipenuhi adalah Alsintan selain adanya
pengawalan teknologi yang lain, oleh karena itu bantuan-bantuan alsintan di
Kabupaten Trenggalek tetap harus dicukupi sehingga akan bisa terjamin
kelangsungan peningkatan produksi, begitu juga unsur produksi lainnya seperti
pupu, benih dan perbaikan infrastruktur.
Sementara
itu, Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT Bupati Trenggalek dalam sambutannya menyampaikan
bahwa upaya Pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan akan pangan masyarakat terus
digalakkan dan diupayakan dengan berbagai keterpaduan program/kegiatan, sasaran
swasembada berkelanjutan padi, jagung serta swasembada kedelai 2015 terus
diupayakan keberhasilanya oleh pemerintah. Pemerintah Kabupaten Trenggalek
Tahun 2015 berupaya menyukseskan program dan kegiatan dengan rintisan kegiatan
yang dilakukan beberapa tahun sebelumnya. Perkembangan produktivitas padi
jagung dan kedelai di Kabupaten Trenggalek menunjukkan pencapaian cukup baik
dengan rincian sebagai berikut: Produktivitas Padi 6,2 ton/ha Tahun 2013 dan
Tahun 2014 sebesar 6,2 ton/ha. Peningkatan produtifitas dicapai pada komoditi
jagung dari 5,52 ton/ha tahun 2013 menjadi 5,89 ton/ha tahun 2014 dan pada
komoditi kedelai dari 1,66 ton/ha tahun 2013 menjadi 1,71 ton/ha tahun 2014.”Ujarnya
Bantuan Hand Traktor dan pompa air
ini adalah salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam rangka mencukupi
kebutuhan akan sarana dan prasarana pertanian, maka secara bertahap akan
diupayakan bagi desa maupun kelompok tani sentra produksi padi yang belum
mempunyai hand traktor/masih kurang menjadi prioritas untuk kita bantu, juga
untuk pompa air daerah-daerah irigasi non teknis dan sering terjadi kekeringan
akan menjadi perhatian utama. Keberadaan
hand traktor tersebut sangat penting dalam membantu mempercepat proses
pengolahan tanah para petani. Dengan hand traktor akan menghasilkan pengolahan
tanah yang bermutu dan lebih baik sehingga dapat berkontribusi dalam
meningkatkan hasil pertanian di berbagai lahan. “yang paling utama dengan di berikannya
bantuan mesin pertanian berupa hand traktor dan pompa air ini dapat bermanfaat
kepada para petani di Trenggalek dan supaya di pergunakan serta perawatan
dengan sebaik – baiknya.” Imbuhnya.