laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

8 April 2015

Bupati Kukuhkan Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)

Untuk menjalin kemitraan petani dan menggali potensi petani dibidang pertanian agar terjalin kerja sama yang baik antara petani dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Senin, 06 April 2015 bertempat di aula Rumah Makan Mekar Sari Trenggalek Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Se Kabupaten Trenggalek telah resmi dikukuhkan oleh Bupati Trenggalek karena peranan para petani begitu penting dalam mengolah lahan pertanian untuk mencukupi kebutuhan dasar masyarakat Trenggalek. Acara pengukuhan tersebut juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala SKPD Terkait, Kepala Balai Penyuluhan Kecamatan  serta Pengurus Kelompok Tani, Gapoktan Se Kabupaten Trenggalek.

Kepala Bappeluh Kab. Trenggalek melaporkan bahwa yang dikukuhkan adalah Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani sebanyak 949 orang, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) sebanyak 157 orang, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) sebanyak 148 orang, Pusat Pelatihan dan Perdesaan Swadaya sebanyak 5 orang, Kelompok Perikanan sebanyak 102 orang, dan Kelopok Tani Hutan sebanyak 222 yang tersebar di wilayah Kabupaten Trenggalek. Sehingga dengan dikukuhkanya  Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani Se Kabupaten Trenggalek ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen atau produktivitas padi lebih baik dan berkualitas.

 Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT Bupati Trenggalek dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan pengukuhan kelompok tani dan gabungan kelompok tani ini karena ini sebagai bukti bahwa petani telah memiliki organisasi yang baik dalam ikut serta berpartisipasi dalam membangunan pertanian di kabupaten Trenggalek ini. melalui organisasi yang baik dan kuat maka petani akan mampu memiliki akses yan semakin luas terhadap sarana dan peluang berusaha yang semakin kompetitif di masa mendatang.”Ungkapnya

Selain Itu, Bupati juga menambahkan bahwa masalah pangan telah menjadi masalah nasional dan bahkan internasional, karena kebutuhan yang terus meningkat sedangkan produksi terus mengalami penurunan sehingga pemerintah yang baru ini dibawah kepemimpinan presiden Jokowi telah menetapkan kebijaksanaan swasembada pangan pada tahun 2017 khususnya komoditas padi jagung dan kedele (pajale) termasuk kabupaten Trenggalek juga menjadi bagian dari upaya swasembada tersebut, untuk itu pengukuhan kelompok tani dan gabungan kelompok tani pada hari ini juga merupakan bagian dari upaya tersebut sehingga para pengurus kelompok tani dan gabungan kelompok tani harus selalu siap menghadapi setiap tantangan dan hambatan dalam meningkatkan produksi pangan kita kedepan.



Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video