Melalui dzikir dan
doa, seakan menuntun jamaah agar memanfaatkan hidup di dunia untuk mendapatkan keridhoan-Nya.
Rabu, 18 Maret 2015 bertempat di Masjid
Darul Istiqomah Dusun Talun Desa Pandean Kecamatan Dongko telah
menyelenggarakan acara Dalam rangka Haflah Mauliddurrosul SAW yang diikuti seluruh warga masyarakat Jama’ah Al Khidmah Desa Pandean maupun dari berbagai
daerah lainnya, Mereka yang berbusana serba putih secara bersamaan membaca surat Yasin, manaqib Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani ra, melantunkan zikir
serta shalawat dan diakhiri dengan pembacaan kitab maulid. Kegiatan tersebut
juga dihadiri oleh Wakil Bupati Trenggalek Kholiq SH M.Si, KH. Najib Zamzam
Penasehat Al- Khidmah Pusat dari Kediri Para habib
dan masyayeikh, Para tokoh agama Desa Pandean, Muspika Kec. Dongko dan Kades
Pandean beserta perangkat.
Pada
kesempatan tersebut, Ketua Pengurus Jama'ah Al Khidmah dalam sambutannya
mengatakan majelis dzikir ini dilaksanakan semata-mata untuk memohon
pertolongan dan perlindungan kepada Allah SWT agar kita senantiasa dijauhkan
dari segala musibah dan bencana. "Apa yang kita lakukan
pagi ini dan diikuti oleh ribuan jama'ah semata-mata untuk memohon pertolongan
dan perlindungan dari Allah SWT.”Ungkapnya
Sementara itu, Wakil
Bupati Trenggalek Kholiq SH M.Si dalam sambutanya menyampaikan bahwa Haflah Zikir merujuk pengertian mengagungkan asma
Allah dengan bersama-sama melalui lantunan zikir. Tidak ada yang salah jika
kemudian puluhan ribu orang berkumpul serta memanjatkan doa. Pentingnya umat
Islam untuk tetap berpegang teguh pada Al Qur'an dan Hadits. Perkembangan zaman
yang begitu pesat menuntut umat untuk istiqomah, sehingga tidak terjerumus pada
kedzaliman. ’’Umat Islam diberi
kemudahan untuk meniru Rasulullah SAW. Apa pun yang dihadapi umat sekarang ini
tetaplah berpegang pada ajaran Islam yang memberi keselamatan. Rasul telah memberikan contoh semua bidang dan semua
profesi. Termasuk bagi para pemimpin, sewajarnya meniru pola kepemimpinan yang
diterapkan Rasulullah.”Ujarnya
Selain itu, Wakil
Bupati juga mengajak seluruh kaum muslimin–muslimat di Kabupaten Trenggalek supaya tetap menjaga
kebersamaan, kerukunan, persatuan dan kesatuan dalam rangka menjaga
kondusifitas dan tata kehidupan.“Karena persaudaraan dan kebersamaan ini
merupakan kunci utama bagi terbangunnya tatanan kehidupan sosial yang harmonis
dan suksesnya program pembangunan disegala bidang,” katanya.