Meningkatkan
keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta mempererat ukhuwah Islamiyah
diantara sesama kaum muslim. Kamis , 14 Januari 2015 bertempat di Pendopo
“Manggala Praja Nugraha” Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar Peringatan
Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H Tahun 2015. Acara ini dihadiri oleh Dr. Ir. H.
Mulyadi WR. MMT Bupati Trenggalek beserta Wakil Bupati Trenggalek, Jajaran
Forkopimda, Asisten Sekretaris Daerah, Para Kepala SKPD dan Karyawan karyawati
lingkup Pemkab. Trenggalek dan undangan lain. Pada Peringatan Maulud Nabi
Muhammad SAW ini di awali dengan menampilkan kesenian hadrah dari TP PKK Kab.
Trenggalek.
Pada
kesempatan ini, Dr. Ir. H. Mulyadi WR. MMT Bupati Trenggalek dalam sambutannya
menyampaikan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan mengandung maksud untuk mengambil manfaat dan faedah-faedah dari keteladanan beliau serta mencintai dan melaksanakan ajarannya.
“Beliau Rasulullah SAW mewariskan nilai-nilai keadilan sebagai pilar penting
dalam membangun masyarakat majemuk, yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan
keyakinan, “Nilai-nilai keadilan yang beliau ajarkan berbasis pada prinsip
persaudaraan, yang menjunjung tinggi penghormatan atas hak-hak warga
masyarakat,”Ungkapnya
Selain
itu, sebagian kecil sifat Nabi yang harus segera kita wujudkan ditengah-tengah
krisis multi dimensi seperti saat ini adalah kejujuran dan keteladanan,
mengingat hal tersebut merupakan barang mewah yang sangat sulit diwujudkan,
bagaikan mencari jarum dalam sekam meskipun banyak banyak ajakan dan anjuran
untuk mewujudkan perilaku tersebut. Hal ini bukan berarti tidak mungkin untuk
diwujudkan asalkan dilatih secara terus menerus sehingga menjadi kebiasaan,
yang selanjutnya dapat membentuk karakter bangsa, sebagaimana ungkapan bijak
yang patut kita renungkan bersama yaitu “Pikiranmu adalah ucapanmu, ucapanmu
adalah tindakanmu, tindakanmu adalah kebiasaanmu dan kebiasaanmu adalah
karaktermu”.
Bupati
lebih lanjut mengajak kepada segenap hadirin untuk belajar mendengar, melihat
dan berucap. “Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw ini, mari kita
belajar mendengar, melihat dan berucap dalam rangka melaksanakan tuntunan kita,
mengamalkan agama, dalam rangka berperilaku,” ajak Bupati. “Kita tidak hanya
sebagai simbol, tidak hanya berucap tetapi mestinya yang bermakna, bermartabat
dan bermanfaat,” imbuhnya.
Selanjutnya,
hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan oleh Drs. KH. Sukron Suwondo dari
Kabupaten Blitar .