Beramal dan bersedekah merupakan hal yang mulia yang
tidak pernah ada batasan waktu maupun jumlahnya. Sebagai
wujud kepedulian kepada anak yatim dan kaum dhuafa Wakil Bupati
Trenggalek Kholiq SH. M.Si bersama istri memberikan santunan kepada 35 anak yatim piatu
dan 12 Kaum Dhuafa. bertempat di dusun Jongke desa Sukorame Kecamatan
Gandusari Sabtu, 1 November 2014. Wakil Bupati menyerahkan secara simbolis
santunan tersebut yang dirangkai dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriyah (1
Muharram 1436 H) dan kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Sukorame beserta
warga masyarakat sekitar Desa Sukorame.
Pemberian santunan ini
merupakan bentuk semakin tingginya kepedulian masyarakat dalam membantu anak
yatim piatu dan para kaum dhuafa yang memang masih membutuhkan bantuan untuk
mengurangi sedikit beban kehidupan dan meningkatkan taraf hidupnya.
Wakil Bupati
Kholiq SH,M.Si dalam sambutannya juga mengingatkan kepada seluruh warga yang
mampu untuk selalu mendermakan hartanya untuk meringankan beban saudara saudara
kita yang membutuhkan. “mendermakan sebagaian harta untuk kaum yatim dan dhuafa
tidak akan membuat miskin” ungkap Wabup.
Menurutnya mendermakan segaian harta
akan membuat lebih dekat dengan Alloh dan bisa menjauhkan jiwa dari
perbuatan yang tidak terpuji. Bahkan,
di dalam al-Qur’an ketika menyebutkan tentang kaum dhuafa, maka anak yatim
menduduki peringkat pertama. “Nabi Muhammad SAW menjadi yatim sejak sebelum
dilahirkan dan beliau telah merasakan pahit getirnya menjalani kehidupan sejak
kecil. Oleh karena itu, sangatlah wajar jika anak yatim mendapat perhatian
khusus dari Allah SWT dan Rasul-Nya,” katanya.
Kepada
anak-anak yatim piatu dan Kaum Dhuafa yang hadir, Kholiq berharap agar tetap
bersabar dengan kondisi yang dihadapinya. Selain itu berharap anak-anak ikut
mendoakan agar masyarakat Kabupaten Trenggalek dapat mewujudkan cita-cita dan
harapannya yakni masyarakat yang sehat, cerdas, berdaya saing dan berakhlak
mulia.