Kepala Bappeluh dalam laporannya
mengatakan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk mengetahui permasalahan yang
dihadapi dan meningkatkan kemampuan kelompok tani, peserta yang mengikuti
kegiatan ini adalah semua penyuluh PNS dan penyuluh swadaya dari 14 Kecamatan.
Untuk mengetahui kemampuan kelompok tani dan lain sebagainya pada tahun 2014
diadakan penilaian untuk kelembagaan seperti gapoktan. Pada tahun ini gapoktan
dari kecamatan Pule dan Watulimo mampu berprestasi di tingkat Provinsi.
Sementara itu Bupati Trenggalek Dr.
Ir. H. Mulyadi WR. MMT, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan diadakannya
temu teknis ini diharapkan adanya respon yang positif bagi para penyelenggara
pemberdayaan petani, kelembagaan petani dalam memecahkan permasalahan
dilapangan, sehingga perogram pembangunan pertanian dalam mendukung peningkatan
produktifitas pertanian dan ketahanan pangan dapat berkelanjutan. Kegiatan ini
jangan hanya seremonial tetapi dapat meningkatkan kualitas dan manfaat bagi
penyuluh dan masyarakat utamanya petani itu sendiri.
Dalam Undang-undang No. 16 Tahun
2006 tentang sistem penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan (SP3K)
ditegaskan bahwa penyuluhan pertanian,
perikanan dan kehutanan adalah upaya mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya
bagi masyarakat tani dan nelayan, sehingga penyuluhan merupakan pendidikan
sepanjang hidup bagi petani-nelayan dan keluarganya dalam
menambah pengetahuan, meningkatkan ketrampilan serta membentuk sikap optimisme
dalam meningkatkan dan mengembangkan usaha taninya.
Lebih lanjut Bupati Trenggalek
dihadapan para penyuluh mengaskan bahwa,
untuk itu para penyuluh dituntut untuk memiliki kompetensi dan bekerja
secara profesional dalam mendidik petani, “ kepada segenap penyuluh yang hadir
pada kesempatan ini perlu saya ingatkan agar benar-benar bekerja serius, karena
tugas kedepan semakin berat semua penyuluh harus mampu menyesuaikan tuntutan
perkembangan teknologi, ekonomi dan sosial masyarakat petani, paradigma baru
penyuluh yang telah diatur dalam undang – undang harus benar – benar
dimengerti”, tegas Bupati.