Untuk mengurangi kepadatan
penduduk serta meningkatkan taraf hidup warganya agar lebih sejahtera dan
merespon tingginya animo warga Trenggalek bertransmigrasi. Dengan tujuan
inilah, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi
dan Sosial (Nakertransos) Kabupaten Trenggalek Sebanyak 30 KK atau sekitar 93
jiwa Transmigran asal Trenggalek, pada Senin, 14 November 2014 telah diberangkatkan
menuju Tanjung Buka SP.6 Kabupaten Bulungan Propinsi Kalimantan Utara.Secara
resmi diberangkatkan langsung oleh Sekretaris Daerah Drs. Ali
Mustofa M.Si bertempat di Aula Hall Hotel Widowati
Trenggalek.
Kepala
Disnakertransos, Drs. Mufti Ahmadi melaporkan bahwa program
Transmigrasi Kabupaten Trenggalek Pada Tahun 2014 mencapai sebesar 50 KK dengan
tujuan UPT. Tanjung Buka SP.6 Kabupaten
Bulungan Propinsi Kalimantan Utara yang direncanakan pada tanggal 11
Desember juga di berangkatkan sebanyak 20 KK.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Trenggalek juga memberikan bantuan kepada para
Transmigrasi diantaranya Benih Jagung, Benih Padi, Benih Terong,
Benih Sawi, Benih Cabe, Terpal Penjemur Cangkul, Sabit, Gergaji, Ganco,
Pakaian, LED TV, Parabola, dan Genset serta mendapat bantuan dari Dinas Tenaga
Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Prov. Jatim yakni alat penerangan,
peralatan tidur dan peralatan dapur. Sedangkan sebanyak 93
jiwa ini terdiri dari transmigran Kecamatan Panggul 55 KK atau 16 Jiwa, Kecamatan Dongko 5
KK atau 16 Jiwa, Kecamatan Suruh 7 KK atau 22 Jiwa, Kecamatan Watulimo 2 KK
atau 6 Jiwa, Kecamatan Trenggalek 1 KK atau 3 Jiwa, Kecamatan Pule 5 KK atau 14
Jiwa, Kecamatan Gandusari 2 KK atau 6 Jiwa dan Kecamatan Karangan 1 KK atau 4
Jiwa.”Ungkapnya
Dalam
sambutannya Sekda Trenggalek berharap semoga transmigran asal Trenggalek
berhasil sukses sehingga akan meningkatkan tarap hidupnya baik ekonomi, sosial
dan budayanya. Mengingat bahwa program transmigrasi merupakan salah satu
program pembangunan nasional yang telah memberikan kontribusi positif salah
satunya ikut mengatasi persoalan kemiskinan dengan memberikan kesempatan kerja
pada sektor pertanian di daerah transmigrasi.
Di daerah
transmigran yang masih tergolong wilayah baru, Sekda berharap para transmigran
mampu menciptakan semangat gotong royong dalam semua kegiatan terutama dalam
pengelolaan lahan karena lahan yang akan saudara kelola seluas 2 Ha , serta jaminan
hidup berupa bahan-bahan pokok makanan sehari-hari selama dua tahun.”Imbuhnya
Pada akhir sambutannya Sekda berpesan kepada semua
calon transmigran untuk bekerja keras sehingga menjadi transmigran yang sukses
dan jangan pulang ke daerah asal kecuali sambang keluarga . Yang tak kalah
pentingnya, para transmigran diharapkan mampu mengedepankan musyawarah dengan
kepala unit permukiman transmigrasi / petugas transmigrasi dan atau kepala desa
setempat apabila mempunyai persoalan/ masalah di daerah transmigran.