Memenuhi
undangan pameran dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Bulungan ke 54 dan Hari Jadi
Kota Tanjung Selor ke 224. Pemerintah Kabupaten Trenggalek melaksanakan
kunjungan kerja ke Kabupaten Bulungan dan Kota Tanjung Selor Provinsi Kalimantan Utara. Kunjungan kerja Pemerintah
Kabupaten Trenggalek yang dipimpin Wakil Bupati Trenggalek selain untuk
melaksanakan pameran berbagai produk maupun hasil olahan unggulan, seperti
batik, genteng, dan berbagai makanan khas Trenggalek dari binaan beberapa
instansi seperti Dinas Koperindagtamben, Dinas Kelautan Dan Perikanan, Dinas
Perternakan, KKP, Kantor Perijinan dan Penanaman Modal, dimaksudkan juga untuk lebih meningkatkan dan
mengambangkan kerjasama khususnya dalam bidang transmigrasi.
Dari hasil
pameran banyak pesanan – pesanan dan kerjasama baik dari pengusaha yang ikut
pameran dengan pengusaha yang ada di Kabupaten Bulungan seperti genteng, batik
dan lain sebagainya, kata Yuli Priyanto Kabag Humas Protokol Kabupaten
Trenggalek. “Memang event
pameran semacam ini dapat digunakan sebagai peluang yang baik untuk
mempublikasikan dan mengenalkan produk – produk kita,” kata Yuli lebih lanjut.
Untuk lebih
mengoptimalkan kunjungan kerja Wakil Bupati meninjau ke lokasi warga
transmigran asal Trenggalek di Kabupaten Bulungan. Adapun sejak MOU (kerjasama)
di bidang transmigrasi antara Pemerintah Kabupaten Trenggalek dengan Pemerintah
Kabupaten Bulungan tahun 2012 sampai sekarang warga Trenggalek yang sudah di
transmigrasi di Bulungan sebanyak 100 KK dengan jumlah jiwa 307 orang. Dan
rencana pada bulan Nopember 2014 akan berangkat lagi sebanyak 50
KK. Melihat kondisi peningkatan kesejahteraan yang baik masyarakat Trenggalek
yang sudah transmigrasi di Bulungan dengan Tanjung Selor sebagai ibukota
Provinsi Kalimantan Utara, maka MOU yang semula sampai pada tahun 2014 (3
tahun) akan diperpanjang lagi hingga tahun 2017.
Dalam
kesempatan peninjauan ke lokasi transmigrasi Wakil Bupati Trengggalek Koliq
SH., M.Si kepada masyarakat transmigran asal Trenggalek menyampaikan untuk
lebih meningkatkan kreativitas dalam pengolahan hasil pertaniannya agar menjadi
produk unggulan, mengingat jarak dan waktu tempuh sekitar 20 menit antara
daerah transmigran dengan kota tidak terlalu jauh. Disamping kerja keras dan
kreativitas yang telah dilaksanakannya Wakil
Bupati Juga menyampaikan agar tetap menjaga kerukunan antar warga serta
melestarikan budaya daerah asal Trenggalek. Selain memberikan motivasi kepada
warga transmigran, Wakil Bupati juga menampung permasalahan yang dihadapi untuk
dicarikan pemecahannya agar apabila ada permasalahan yang sama tidak dihadapi oleh transmigran yang
berangkat selanjutnya.
Dan dalam
kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Samsul Anam, juga
memberikan arahan kepada warga transmigran untuk selalu berperilaku hidup sehat
dan mensukseskan program keluarga berencana, serta menjaga kerukunan dan
persatuan. Sebelum
meninggalkan lokasi transmigrasi Wakil Bupati memberikan bantuan kepada
transmigran antara lain beberapa alat pertanian, genset, dan televisi.