Pawai Seni dan Ronda
yang di selenggarakan di Desa Wonoanti Jum’at malam, 12
september 2014 Dalam
rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-69 tahun 2014. Salah
satu cara untuk melestarikan kekayaan budaya seni dan keindahan alam. Tidak hanya itu saja,
dentuman suara musik yang terdengar di sepanjang perjalanan dan aksi lucu
masing-masing peserta makin menambah ramainya suasana pawai. Warga masyarakat pun tampak
antusias dalam menyaksikan pawai yang hanya digelar 1 tahun sekali ini. Hampir
di setiap bahu jalan yang dilewati Pawai Seni dan Ronda
ini
selalu
dipadati masyarakat yang ingin menonton. Pawai ini menempuh rute sepanjang
kurang lebih 3 km mengelilingi Desa Wonoanti. Pawai ini
diikuti oleh 10 RW (Rukun Warga) peserta yang terdiri dari 25 RT (Rukun
Tetangga) yang ada di Desa Wonoanti. Pawai tersebut diberangkatkan dari dukuh Kedekan menuju
balai desa Wonoanti yang diberangkatkan oleh Wakil
Bupati Trenggalek Kholiq SH, M.Si dan didampingi oleh Camat Gandusari, Kades
Wonoanti beserta istri.
Pada
kesempatan ini, dalam sambutannya Wakil Bupati
Trenggalek Kholiq SH, M.Si menyampaikan Pawai Seni dan Ronda ini seyogyanya tidak hanya di
adakan dalam memperingati hari kemerdekaan saja. Di harapkan masyarakat bisa
menerapkannya dalam lingkungan sekitar yaitu dalam kegiatan siskamling. Kerena
ronda seperti ini bisa meminimalisir tindak kejahatan yang ada di
lingkungan tempat kita tinggal dan juga akan memberikan rasa aman kepada warga.
Selain itu bisa sedikit membantu peran petugas keamanan dalam melakukan
keamanan wilayah.”Ungkapnya. Diharapkan pawai semacam ini jangan sampai disalahgunakan dengan berbagai kegiatan yang justru akan menodai giat yang dilaksanakan oleh masyarakat Wonoanti tersebut sebagai wahana hiburan masyarakat.