Berkaitan dengan upaya untuk
pembangunan ketahanan pangan Kantor
Ketahan Pangan menyelenggarakan Pelatihan Pengolahan Hasil
Pertanian/ perkebunan, perikanan dan peternakan kegiatan pengembangan
disversifikasi/keanekaragaman pangan yang dilaksanakan Senin, 22 September 2013
bertempat di Aula Rumah Makan Mekarsari. Pelatihan diikuti 45 peserta dari
15 desa yang berasal dari 6 kecamatan yaitu Kecataman Munjungan, Watulimo,
Dongko, Suruh, Pule, dan Tugu, masing-masing desa mengirimkan 3 peserta.
Dalam sambutannya Kepala Kantor
Ketahanan Pangan Ir. Nurhadi Setiyono, M.Si, mengatakan bahwa setiap individu
membutuhkan pangan yang berkualitas untuk dapat hidup sehat, aktif dan
produktif. Konsumsi pangan yang berkualitas dapat diwujudkan apabila makanan
yang dikonsumsi sehari-hari mengandung zat gizi yang lengkap dengan jumlah yang
seimbang antar kelompok pangan serta memperhatikan cita rasa, daya cerna, daya terima
dan daya beli masyarakat. Kualitas konsumsi dipengaruhi oleh keragaman jenis
pangan yang dikonsumsi, semakin beragam jenis pangan yang di konsumsi semakin
mudah tubuh memperoleh berbagai gizi yang bermanfaat bagi tubuh. “ Tujuan
diadakannya pelatihan ini adalah untuk mempercepat pemahaman masyarakat tentang
konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) ” terang Nurhadi.