laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

2 September 2014

Bupati Tutup Festival Jaranan Turangga Yaksa



“ Upaya Aktualisasi kesenian terus kita upayakan peningkatan dari waktu ke waktu, bahkan kita harus dapat pengakuan secara formal yaitu didapatkannya Hak Paten untuk khas Trenggalek Turangga Yaksa. Untuk itu perlu kita lakukan evaluasi dan selanjutnya kita programkan secara terstruktur dan berkesinambungan bukan hanya memenuhi rutinitas apalagi bersifat instan. Partisipasi di tingkat masyarakat sudah cukup bagus, tetapi di tingkat sekolah perlu diupayakan peningkatan,” kata Bupati Trenggalek Dr. Ir. H. Mulyadi WR. MMT mengawali sambutannya pada acara penutupan Festival Jaranan Turangga Yaksa Trenggalek terbuka  ke 19 dalam rangka memperingati HUT  Proklamasi RI ke 69 dan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke 820, yang dilaksanakan 29 Agustus 2014.

Proses pelestarian budaya asli daerah Trenggalek terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek, tentunya kita tidak ingin kesenian asli daerah kita klaim oleh daerah atau negara  lain. Festival Jaranan Turangga Yaksa Trenggalek Terbuka  ke 19 dalam rangka memperingati HUT  Proklamasi RI ke 69 dan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke 820 diikuti oleh sebanyak 31 peserta group kesenian tingkat umum, 11 grup tingkat SD, tingkat SMP 1 grup, dan tingkat SMA 6 grup.


Perlu diketahui bahwa untuk peserta tingkat umum tidak hanya diikuti oleh grup kesenian dari Trenggalek, namun juga diikuti oleh daerah lain diantarannya dari Solo, Ponorogo dan Tulungagung. Dengan dilaksanakan festival semacam ini hendaknya dapat digunakan sebagai ajang kompetisi yang konstruktif dan berkualitas, sesuai dengan tuntutan mulai dari penyelenggaraan, sajian kemasan pergelaran harus memiliki serta memenuhi standar tertentu yang harus dicapai.

“menang atau tidak menang bukan persoalan pokok dari penyelenggaraan acara ini, lebih dari itu bahwa pelaksanaan dan keikutsertaan para seniman adalah hal yang sangat penting dan positif untuk menjadi inspirasi dan nilai tambah untuk pengembangan kesenian di masa yang akan datang” pungkas Bupati mengakhiri sambutannya yang sekaligus menutup  Festival Jaranan Turangga Yakso Trenggalek Terbuka  ke 19 tahun 2014.

Setelah melalui penjurian yang sangat ketat oleh para dewan juri pengamat yang terdiri dari Tri Broto Wibisono, S.Pd, M.Si, Bambang Wibisono, S.Sn serta Sutiyono, S.Pd akhirnya memutuskan 14 pemenang terbaik yang terdiri 5 penyaji terbaik dari kesenian turangga yakso, 5 penyaji terbaik Non Turangga Yaksa, 1 penata tari terbaik dari kesenian turangga yakso , 1 penata tari Non Turangga Yaksa, 1 penata iringan terbaik dari kesenian turangga yakso dan 1 penata iringan terbaik Non Turangga Yaksa.

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video